⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Sungai Batang Bio Berubah Cokelat Keruh, Warga Ludai Desak Pemerintah Tertibkan Dugaan Tambang Emas
Selasa, 11-08-2026 - 12:51:41 WIB
Foto dari warga dan vidio
TERKAIT:
   
 


KAMPAR KIRI HULU, HKINDONESIA.COM — Kondisi Sungai Batang Bio di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, kembali menjadi perhatian masyarakat. Air sungai tampak berwarna cokelat keruh sebagaimana terlihat dalam foto dan video yang diterima redaksi HKIndonesia, Selasa (11/8/2026).
Warga menduga perubahan kondisi air tersebut berkaitan dengan aktivitas penambangan emas yang menggunakan alat berat di sekitar Desa Tanjung Permai.
Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, tiga unit excavator diduga masih beroperasi di kawasan tersebut. Material tanah dan bebatuan tampak berada di sekitar aliran sungai.
Kondisi ini menjadi perhatian warga Desa Ludai yang berada di bagian hilir. Mereka khawatir apabila aktivitas tersebut terus berlangsung, dampaknya akan semakin meluas ke sepanjang aliran sungai.
Warga meminta Pemkab Kampar, Pemprov Riau dan aparat penegak hukum segera turun ke lokasi, mengecek aktivitas tersebut serta memastikan apakah kegiatan pertambangan memiliki izin dan memenuhi ketentuan lingkungan.Screenshot_20260811_122127.jpg
Masyarakat juga mengingatkan agar persoalan ini segera ditangani sebelum berkembang menjadi konflik.
“Jangan sampai kami masyarakat Ludai turun sendiri dan terjadi bentrokan. Kami meminta pemerintah segera bertindak,” ujar warga.
Warga juga menyampaikan informasi bahwa alat berat tersebut diduga masuk melalui akses dari wilayah Sumatera Barat. Namun, informasi mengenai asal alat berat maupun legalitas kegiatan pertambangan tersebut masih perlu diverifikasi langsung oleh pihak berwenang.
Video yang diterima HKIndonesia berdurasi sekitar 1 menit 26 detik dan disebut telah beredar luas di masyarakat.
Kini pertanyaannya, apakah pemerintah akan segera turun melakukan pengecekan, atau menunggu keresahan masyarakat semakin besar?
HKIndonesia membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pemerintah, pemilik kegiatan pertambangan maupun pihak-pihak




 
Berita Lainnya :
  • Sungai Batang Bio Berubah Cokelat Keruh, Warga Ludai Desak Pemerintah Tertibkan Dugaan Tambang Emas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved