Bawaslu Kota Banjar Raih Juara 1 Pendidikan Pengawas Partisipatif se-Jawa Barat
Selasa, 06-10-2026 - 18:31:21 WIB
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjar meraih penghargaan Juara 1 Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif se-Jawa Barat dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan, Pengawasan Partisipatif, dan Hubungan Antar Lembaga bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Bandung. Selasa, 06/10/2026.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi Bawaslu Provinsi Jawa Barat terhadap pelaksanaan program pendidikan pengawasan partisipatif yang dilakukan Bawaslu Kota Banjar beberapa waktu lalu, sekaligus sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja-kerja kelembagaan.
"Penghargaan ini sebagai motivasi tambahan untuk jajaran kita di Bawaslu Banjar agar kerja-kerja kelembagaan di masa non-tahapan ini semakin masiv dan berdampak." Terang Wahidan anggota Bawaslu kota Banjar melalui sambungan selular.
Melalui berbagai program, Bawaslu Kota Banjar terus berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tugas jajaran Bawaslu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Pelibatan masyarakat dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi kepemiluan dengan menyasar sejumlah kelompok masyarakat, termasuk pemuda, komunitas, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
"Bawaslu di Banjar akan terus berikhtiar agar pelaksanaan pemilu 2029 semakin berkualitas, dengan berbagai program yang sudah kami susun." Imbuhnya
Ia menambahkan, pendidikan pengawasan partisipatif memiliki posisi penting dalam membangun budaya pengawasan di tengah masyarakat. Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai objek dalam proses demokrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga integritas penyelenggaraan Pemilu.
Raihan Juara 1 se-Jawa Barat ini sekaligus menjadi dorongan bagi Bawaslu Kota Banjar untuk terus menghadirkan inovasi dan memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai lembaga serta kelompok masyarakat.
"Pendidikan pengawas partisipaatif adalah salah satu prasyarat untuk mewujudkan pemilu mendatang yang jujur dan adil. Kami akan terus bergerak." Tandasnya
Komentar Anda :