PMI Kota Banjar Secara Giat Melakukan Aksi Donor Darah Untuk Persiapan Stok Darah Di PMI.
Minggu, 14-02-2021 - 21:27:18 WIB
Banjar-Masih banyaknya penderita Thalasemia yang secara rutin melakukan transfusi darah di RSUD Kota Banjar, membuat PMI Kota Banjar secara giat melakukan aksi donor darah untuk persiapan stok darah di PMI.
Seperti yang dilakukan hari Minggu ( 14/2) di UDD PMI Kota Banjar.
Beberapa komunitas yang ada di Kota Banjar menjadi pendonor darah.
Diantaranya dari Suzuki Carry Club Indonesia ( SCCI) Kota Banjar dan Gabungan Inisiatif Anak Siliwangi ( GIBAS) Kota Banjar,pemuda pancasila (PP) juga dari umum.
Menurut dr. Andika Cakra Saputra yang merupakan dokter teknis di UDD PMI Kota Banjar, acara donor darah dilakukan buat para penderita Thalasemia dengan pendonor darah dari beberapa komunitas.
" Ada beberapa komunitas di Kota Banjar yang jadi pendonor hari ini. Dan tentunya untuk mekanisme pendonor darah kami lakukan secara bertahap dan sesuai protokol kesehatan, dengan tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Secara bertahap kami maksudkan agar tidak ada penumpukan disaat pendonoran. Dan kami berharap bagi pendonor untuk tidak takut mendonorkan darahnya walaupun di masa pandemi covid-19, kita tetap menggunakan protokol kesehatan. Dan ada scrining-scrining lanjutan di meja pemeriksaan, " ujarnya.
Sementara itu salah satu komunitas yang menjadi pendonor hari ini adalah dari para anggota GIBAS Kota Banjar yang telah mendata kurang lebih 200 anggotanya dari 4 Kecamatan yang ada di Kota Banjar.
Seperti yang disampaikan Ketua GIBAS Kota Banjar Gintara kepada media seusai melakukan donor darah.
" Ada sekitar 200 anggota kami dari tiap pengurus Kecamatan yang mengikuti aksi donor darah hari ini. Dan mudah-mudahan saja aksi sosial donor darah dari kami bisa membantu meringankan bagi mereka yang membutuhkan, " ucapnya.
Saat ini di masa pandemi Covid 19, kondisi stok darah di PMI Kota Banjar masih aman. Antara kebutuhan dan persediaan masih berimbang. Hal demikian disampaikan Ketua PMI Kota Banjar Supratman, saat dihubungi melalui saluran telepon.
" Masih banyaknya pendonor darah yang menyumbangkan darahnya membuat stok persediaan darah di PMI aman, "katanya.
Ditambahkan Supratman, " Untuk para pendonor darah yang biasa mendonorkan darahnya terkait kegiatan vaksinasi covid-19, agar bisa melakukan donor darah sebelum melakukan vaksinasi. Sebab ketika para pendonor sudah melakukan vaksinasi, tidak bisa melakukan donor darah selama tiga minggu. Dan ini dilakukan sebagai antisipasi supaya stok persediaan darah tetap aman, " pungkasnya. (Cup/Lies)
Komentar Anda :