⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Di Desa Keresek, Pembagian BPNT Sempat Mandeg, Anehnya Agen Yeyen tak Paham Kualitas Barang ?
Minggu, 28-03-2021 - 15:19:04 WIB
TERKAIT:
   
 

 


GARUT - Pembagian sembako program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, sempat mandeg atau tak terealisasi selama tiga bulan.

E-Waroeng atau agen Yeyen yang berada di Kampung Asem Wetan, Desa Keresek, tampak terpampang beberapa item/barang, di depan tokonya. Seperti untuk paket dua bulan (Januari dan Februari), antara lain, Beras 20 kg Rp 240.000, Daging ayam 2 kg Rp 36.000, Telor ayam 1 kg Rp 36.000, Kentang 1 kg Rp 14.000, Buah apel 1 kg Rp 64.000 dan tahu Rp 5.000.


Saat ditanyakan mengenai siapa dan darimana penyuplainya serta legalitas berasnya. Yeyen selaku pemilik E-Waroeng tidak mengetahui sama sekali. "Beras ini dari penggilingan setempat atau 'heler Pak dadang'. Mengenai yang lainnya saya tidak paham," ucapnya, Sabtu (27/3/2021) kemarin.


Sekretaris LSM Barisan Semut Merah Indonesia (BASMI) DPP Jabar, E Yoshefin, saat dimintai tanggapannya, melalui telepon selulernya dia menanggapi ketidak tahuan salah satu agen di Desa Keresek tersebut. Menurut dia, harus pihak yang terkait misalnya TKSK atau tim pembina para para agen/ E-Waroeng, memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan (agen).


Sebab lanjutnya, bila kemudian diantara item/barang (paket sembako) itu ternyata berkualitas buruk, lalu siapa yang akan bertanggung jawab. E Yos, mencontohkan jika kualitas berasnya tidak bagus atau kulitasnya buruk, apakah pihak perusahaan pengilingan beras akan bertanggungjawab..?, tandasnya.


"Untuk itu perlu di evaluasi lagi dan diberikan pemahaman kepada agen E-Waroeng yang masih minim pengetahuannya. Sebab BPNT adalah program sosial kemanusian yang didalam paket sembakonya untuk dikonsumsi. Jadi harus dinyatakan layak konsumsi," tegas E Yos, Minggu (28/3/2021).




 
Berita Lainnya :
  • Di Desa Keresek, Pembagian BPNT Sempat Mandeg, Anehnya Agen Yeyen tak Paham Kualitas Barang ?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved