Walikota Banjar Nyatakan Isolasi Mandiri Saat Ini Kurang Efektif
Selasa, 30-03-2021 - 14:49:43 WIB
Pertambahan kasus positif Covid-19 di Kota Banjar mengalami lonjakan beberapa hari ke belakang.
Kemungkinan penyebab terjadinya lonjakan pertambahan kasus positif diantaranya mulai kendornya masyarakat menerapkan disiplin protokol kesehatan.
Dengan adanya kasus positif, otomatis warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 harus menjalani isolasi.
Isolasi dan perawatan di Rumah Sakit diperuntukan bagi pasien dengan gejala berat. Sedangkan pasien yang tanpa gejala, atau dengan ringan dan sedang melaksanakan isolasi mandiri di rumah.
Isolasi mandiri yang dilaksanakan di rumah, akhir-akhir ini dinyatakan kurang efektif. Karena dari pasien yang menjalani isolasi mandiri bisa saja menularkan virus covid ke keluarga lain.
Hal tersebut akhirnya disampaikan juga oleh Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih, usai melaksanakan virtual meeting perihal pengumuman SKB 4 Menteri di Sekretariat Gugus Tugas Covid-19, Selasa (30/3/2021).
Walikota mengatakan, isolasi mandiri saat ini di keluarga diperuntukan untuk klaster keluarga, dan dinyatakan kurang efektif.
" Ke depannya saya akan menugaskan kepada Kelurahan atau Kepala Desa untuk menyiapkan rumah atau ruangan untuk pelaksanaan isolasi mandiri. Apalagi kalau rumahnya tidak memungkinkan untuk melaksanakan isolasi mandiri, maka harus dipindahkan ke rumah yang sudah disediakan, "tuturnya.
Sampai hari Selasa (30/3/2021), Tim Gugus Tugas Covid-19 mengumumkan ada penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 sebanyak 32 kasus, dimana ada 161 orang yang melaksanakan isolasi mandiri.
Total kasus positif selama pandemi sebanyak 1.055 kasus, dengan rincian 853 orang dinyatakan sembuh, 15 orang dirawat di Rumah sakit, dan 26 orang meninggal dunia. (Lies)
Editor : Munir
Komentar Anda :