Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Isolasi Terpusat Masih Belum Terlaksana
Kamis, 08-04-2021 - 17:58:20 WIB
Kota Banjar mencatat penambahan angka tertinggi kasus Covid-19 selama pandemi pada hari Kamis ( 08/04/2021) sebanyak 61 kasus.
Total kasus positif menjadi 1.239 kasus, dengan rincian; 7 pasien menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit, 212 orang menjalani isolasi mandiri, 994 dinyatakan sembuh dan 27 orang meninggal dunia.
Dilihat dari data rekap covid-19 yang diberikan oleh Satgas Covid-19 Kota Banjar, sebanyak 212 orang yang terkonfirmasi positif masih melaksanakan isolasi mandiri.
Walaupun hampir 2 pekan ini Pemerintah Kota Banjar melalui Satgas Covid-19 menyatakan isolasi mandiri yang dilakukan di rumah dinilai tidak efektif dan akan segera diganti dengan oleh isolasi terpusat baik di tingkat Desa atau Kelurahan maupun Kota.
Menanggapi pelaksanaan isolasi terpusat yang terus digaungkan baik oleh Walikota maupun Satgas Covid sendiri, dan sampai hari ini masih ada pasien yang positif covid-19 melaksanakan isolasi mandiri, Ketua Satuan Tugas Covid-19 Kota Banjar Agus Nugraha sendiri mengatakan, " Kita akan melaksanakan isolasi terpusat karena isolasi mandiri sudah tidak efektif. Satgas tidak bisa diam, karena pertambahan kasus sudah tidak bisa ditahan, setiap harinya tinggi terus. Satgas harus berusaha, apakah sport center atau gedung-gedung milik pemerintah dipergunakan untuk isolasi terpusat. Dan sesuai SK Walikota terbaru mengenai PPKM skala mikro, setiap Desa harus mempunyai fasilitas isolasi terbatas, sedangkan untuk tingkat kelurahan akan diangkat ke tingkat Kota, " paparnya.
Ditambahkan Jubir Satgas Covid-19 Kota Banjar ; ' mengantisipasi persiapan bulan Ramadhan dan antisipasi mudik, kita akan memperketat pengawasan di perbatasan Kota. Kita akan proteksi pendatang yang akan masuk ke Kota Banjar, " imbuhnya.
Menanggapi adanya pasien covid-19 yang meninggal dunia, Agus menjawab hal tersebut sebagai salahsatu ketidakberhasilan pemerintah Kota dalam penanganan covid-19.
" Ketidakberhasilan dalam sosialisasi protokol Kesehatan covid-19 merupakan salah satu penyebab banyaknya kasus covid-19, bahkan sampai ada yang meninggal dunia. Dan juga kejenuhan masyarakat untuk menjalankan disiplin prokes juga menjadi pemicu melonjaknya angka kasus positif. Dan pemerintah harus lebih memperketat penanganan disiplin prokes, diperketat dengan hukumnya sehingga masyarakat lebih disiplin lagi prokesnya, " pungkasnya. (Lies)
Editor : Munir
Komentar Anda :