GARUT - Di penghujung Ramadhan yang penuh barakah ini, ratusan anak yatim dan dhuafa berkumpul untuk memenuhi undangan dari pengusaha muda Yudi Nugraha Lasminingrat untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama serta mendapatkan santunan, berlangsung di gedung baru Lasminingrat, Jalan Terusan Pembangunan, Garut, Jawa Barat, Selasa (11/05).
Senja sebentar lagi menjelang adzan magrib ketika ustadz yang memberikan gambaran betapa mencintai dan memuliakan anak yatim dan dhuafa itu pahalanya akan terus mengalir sampai di akhirat nanti, membuat semua hadirin menundukkan kepalanya, tak terkecuali sang bos Lasminingrat Grup.
Hal itu sejalan dengan tujuan dan cita-cita Yudi Nugraha Lasminingrat atau yang akrab disapa YNL yang mengungkapkan betapa dirinya ingin memuliakan anak yatim dan menghargai keberadaan mereka tanpa memandang dari mana berasal.
"Salah satu keinginan saya memang memuliakan anak yatim sejalan dengan perintah agama, makanya kami selalu berkumpul bersama mereka berbagi kebahagiaan , bercerita, dan apapun itu asalkan mereka tidak pernah merasa sendirian di dunia ini," ungkap YNL dengan mata berkaca-kaca saat ditemui usai acara.
YNL berharap dengan kebersamaan bersama anak yatim, dirinya mendapat berkah dari do'a-do'a yang keluar dari hati dan mulut anak-anak yang masih suci tersebut, karena menurutnya, salah satu do'a yang paling mustajab adalah yang dilantunkan anak yatim.
"Kami ingin hidup berkah, jadi harus selalu berdampingan dengan anak-anak yatim dan dhuafa," imbuh YNL.
Terlihat salah satu dari ratusan anak-anak yatim ada yang tertawa kegirangan saat melihat pemberian uang baru lembaran limited edition bernilai Rp. 75 ribu yang didapatnya langsung dari tangan YNL. Saat didekati tim hkindonesia.com, anak yang mengaku bernama Dafa (12) warga ,Kampung Cirendang, Desa Sukagalih, yang masih duduk di kelas 6 SDN Sukagalih 3 menceritakan kebahagiaannya.
"Senang sekali mendapat uang baru dan amplop yang lainnya, alhamdulillah saya akan serahkan pada ibu saya buat berlebaran, terima kasih om Yudi," kalimat tulus keluar dari mulutnya.
Kumandang adzan magrib pun terdengar semua anak-anak dan hadirin yang ada berlarian menuju meja yang telah tersedia jamuan-jamuan takjil, dan makanan yang terhidang. (BOY)
Komentar Anda :