Pemkot Banjar Bersama Kabupaten Cilacap Bersinergi Dalam Menekan Mobilitas Masyarakat Melalui Pos Penyekatan
Rabu, 07-07-2021 - 19:47:58 WIB
Banjar - Dalam pelaksanaan penerapan PPKM Darurat , Pemerintah Kota Banjar bersama Kabupaten Cilacap semakin ketat dalam melaksanakan penyekatan khususnya di daerah perbatasan Jawa Barat - Jawa Tengah.
Penyekatan di daerah perbatasan dilakukan untuk menekan angka mobilitas masyarakat.
Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih bersama-sama Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat meninjau Pos Penyekatan Cijolang perbatasan Jawa Barat - Jawa Tengah, Rabu (07/07/2021) kepada awak media menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjar siap bersinergi dan bekerjasama dalam menekan mobilitas masyarakat.
" Kita siap bersinergi di pos penyekatan ini dalam masa penerapan PPKM Darurat, tujuannya jelas untuk menekan mobilitas masyarakat dari Cilacap ke Banjar atau sebaliknya.Dan penyekatan ini akan dilaksanakan sampai tanggal 20 Juli nanti, " ucapnya.
Hal senada disampaikan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, " dengan adanya PPKM Darurat ini tujuannya untuk menyelamatkan masyarakat dari paparan covid-19. Ini sangat penting, bukan hanya dilakukan di Kabupaten Cilacap saja. Tapi juga di perbatasan yang mau masuk Cilacap maupun yang keluar Cilacap. Dan harus ada kesamaan diantara kepala daerah untuk menjaga warganya agar terus melindungi warganya dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Dan tentunya dengan PPKM Darurat ini kita sukses dalam melindungi masyarakat, " tuturnya.
Tatto menambahkan, " saat ini antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Kota Banjar sudah saling berkomunikasi. Misalnya untuk masalah rumah sakit di Cilacap dan Banjar kita saling mengisi. Dan komunikasi kita akan lebih digiatkan lagi dan bertindak untuk melindungi masyarakat. Supaya apa yang kita kerjakan selama ini dalam menangani masalah covid-19 tidak sia-sia, " pungkasnya. (Lies)
Editor : BM
Komentar Anda :