Aksi Unjuk Rasa PPKM Darurat Di Banjar Akhirnya Capai Kesepakatan
Jumat, 16-07-2021 - 19:56:13 WIB
Banjar - Ratusan pedagang Pasar Banjar yang bergabung dalam Keluarga Besar Pedagang Pasar Banjar ( KBPPB) bersama Aliansi Muslim Kota Banjar (Almuktabar) datangi kantor Walikota untuk kembali menanyakan nasib mereka di saat PPKM Darurat, Jum'at ( 16/07/2021).
Aksi yang semula berjalan lancar dan diisi oleh orasi-orasi dari berbagai wakil massa tersebut, mulai memanas setelah diketahui Walikota Banjar tidak berada di kantornya.
Dan massa sempat melempar botol minuman ke arah aparat yang berjaga di depan kantor Walikota, dan memaksa untuk menemui Walikota. Bahkan sempat terjadi kericuhan diantara massa, namun berhasil dilerai oleh aparat keamanan.
Massa akhirnya bergeser ke Pendopo untuk menemui Walikota.
Masih dengan menyuarakan tuntutan-tuntutan mereka, massa tetap menghendaki Walikota langsung menemui mereka.
Akhirnya kesepakatan hasil pertemuan antara pedagang Pasar Banjar dan Al Muktamar disampaikan oleh Koordinator lapangan aksi, Aan Alamsyah.
Diantara kesepakatan itu menurut Aan adalah, " untuk para pedagang non essensial yang ada di Pasar Banjar bisa buka kembali dengan tetap menerapkan prokes dan menghindari terjadinya kerumunan, sedangkan untuk para PKL yang biasa jualan malam, batas waktu buka hingga pukul 22.00 Wib dan tidak boleh makan di tempat. Dan untuk pedagang yang biasa berjualan di alun-alun akan didata untuk mendapatkan jaminan pengaman ekonomi. Selanjutnya untuk pelaksanaan sekolah tatap muka masih di tutup, dan akan menunggu keputusan hingga tanggal 20 Juli mendatang. Begitupula dengan kesenian dan budaya masih ditutup.
Mengenai pemadaman JPU di tempat rawan berkerumun ada jaminan dari Polri dengan mengadakan patroli. Demikian hasil kesepakatan pertemuan antara Walikota bersama Al Muktamar dan KBPPB, " ucap Aan Alamsyah.
Massa masih belum puas dengan yang disampaikan oleh Korlap aksi, dan masih meminta Walikota untuk menyampaikan sendiri kesepakatan yang telah disetujui.
Walikota Ade Uu Sukaesih pun akhirnya menemui massa di depan pendopo, dan dengan singkat hanya meminta agar massa tidak berkerumun.
" Mohon jangan berkerumun, kasus positif sudah sangat banyak. Apa yang teman-teman ajukan, tadi telah disampaikan solusinya. Tolong jangan berkerumun, kita ingin memberikan yang terbaik untuk negara, untuk Banjar, " ucapnya dengan singkat. (Lies)
Editor : BM
Komentar Anda :