⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Perkebunan Melon Rejasari Jadi Salah Satu Agro Wisata Di Kota Banjar
Selasa, 14-09-2021 - 19:15:19 WIB
TERKAIT:
   
 

Banjar - Kota Banjar yang mempunyai cita-cita menjadi Kota Agro Wisata semakin mendekati kenyataan. Dengan semakin banyaknya produk lokal yang dihasilkan mulai dari Pepaya California, Jambu Kristal, Belimbing Madu, dan Jambu Air, yang keberadaannya semakin dikenal sebagai buah lokal yang menjadi karakteristik dari Langensari. 


Menyusul dengan ketenaran buah-buahan tadi, kembali salah satu hasil dari produk petani lokal yaitu buah melon lokal mulai dilirik para penggemar buah-buahan.
Dengan cita rasa yang cukup manis, buah melon lokal yang merupakan hasil budidaya petani millenial di Dusun Sindanggalih Desa Rejasari bersama-sama Jabar Bergerak tersebut mampu memikat para penikmat buah.


Para petani millenial bersama Jabar Bergerak yang berkolaborasi dgn H.Tato dan Mas Kodok mulai panen perdana buah melon, Selasa ( 14/09/2021).
Program penanaman melon tersebut merupakan inisiatif dari para petani lokal Desa Rejasari yang mencoba berbisnis agro di masa pandemi covid 19 dengan dukungan H. Tato Jabar Bergerak yang memiliki pengalaman di bidang budi daya pertanian melon dan semangka.


H. Tato pemilik perkebunan melon menceritakan ikhwal pertama kali dirinya bersama beberapa petani dan buruh yang terpaksa menganggur karena PHK dampak dari PPKM mencoba untuk menanam melon.


" Saya punya inisiatif untuk menanam melon dengan alasan, melon pasarnya jelas sudah menunggu, disukai masyarakat, sedangkan yang menanam tidak ada. Dan dengan menanam melon ini, saya ikut mendukung salah satu misi Langensari untuk Wisata Agro. Dan alhamdulillah, ini adalah panen kami yang pertama, " ucapnya.


Saat ini diperkirakan dari 4 hektare lahan perkebunan melon dengan 20.000 pohon melon, bisa menghasilkan 5 ton buah melon. Sementara yang sudah dipetik baru sekitar 1 ton buah melon.
Keuntungan yang sangat lumayan dirasakan para petani melon. Harga melon lokal sendiri saat ini bisa mencapai Rp. 10.000 per kilogramnya.


" Ke depannya kalau bisnis melon ini sangat menjanjikan, saya akan minta Pak Camat sawah yang tidak produktif akan saya jadikan perkebunan melon. Dan saat ini saya masih mengandalkan modal pribadi, " imbuhnya.


Panen perdana buah melon lokal dihadiri pula Camat Langensari, Kepala Desa Rejasari dan juga Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Rejasari Subur Waluyo menyampaikan harapannya dengan adanya perkebunan melon tersebut. Dengan memanfaatkan tanah sawah hujan, petani bisa memanfaatkan lahan sawah ini dengan menanam melon.


" Dengan adanya tanaman melon ini diharapkan petani bisa berpikir positif, petani bukan hanya bisa menanam padi saja, yang masa tanamnya setahun sekali. Tapi untuk melon dengan masa tanam hanya 60 hari sudah bisa menghasilkan, " ucapnya.


Dukungan untuk para petani melon ini pun disampaikan Camat Langensari Dedi Suryadi,
" Saya sangat mendukung dengan banyaknya potensi di Wilayah Langensari ini, yang bisa dikembangkan untuk mewujudkan cita-cita Kota Banjar mempunyai Wisata Agro. Saya pun mendukung siapapun warga masyarakat Langensari ataupun luar Langensari yang mempunyai kreatifitas yang bisa membanggakan Langensari dengan hasil yang baik. Dan saya yakin, ke depannya warga masyarakat akan mengikuti jejak H.Tato, " ucap Camat Langensari.


Hal senada disampaikan Ketua Jabar Bergerak Ari Faturrahman.
Menurutnya prospek bisnis melon dan semangka sangat baik dikembangkan di Kota Banjar, apalagi saat ini lahan yg tersedia di Kecamatan Langensari cukup luas dengan ketersediaan air yang memadai sehingga hasil nya pun sangat memuaskan.


" Peluang bisnis pertanian agro buah melon dan semangka saat ini masih luas, dalam segi pemasaran untuk mencukupi kebutuhan buah di wilayah priangan timur, terutama wilayah Kota Banjar.
Kita dari Jabar Bergerak mendukung kreatifitas dari para petani agro, " ucapnya. Lies) 


Editor : BM




 
Berita Lainnya :
  • Perkebunan Melon Rejasari Jadi Salah Satu Agro Wisata Di Kota Banjar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved