Pelatihan Keterampilan Bersertifikasi Kejuruan Mebeulair Kepada Warga Binaan Lapas Banjar
Banjar – Geliat Lapas Kelas IIB Banjar dalam membentuk manusia yang berkarakter, mandiri dan produktif terus dilakukan salahsatunya melalui Pelatihan Keterampilan Bersertifikasi Kejuruan Mebeulair yang dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banjar, Jumat (24/9).
Kepala UPTD BLK Kota Banjar Doni Ismaya dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan yang merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi Lapas Banjar dengan BLK Kota Banjar ini merupakan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap 5 Tahun 2021 yang terdiri dari 3 paket kegiatan, diantaranya kejuruan Finishing Teknik Semprot / Perkayuan dengan sasaran peserta 16 orang warga binaan Lapas Banjar, Teknik Otomotif diikuti 16 orang peserta warga Kota Banjar dan Teknik Las Industri diikuti 16 orang peserta warga Kota Banjar.
Lebih lanjut dalam sambutannya, Kalapas Kelas IIB Banjar Muhammad Maulana mengucapkan terimakasih atas kepedulian Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banjar terhadap Lapas Banjar khususnya warga binaan kami yang berjumlah 484 orang ini.
Dalam menjalankan sistem Pemasyarakatan, tidak terlepas dari Hakikat Pemasyarakatan sebagai proses pembinaan untuk memulihkan hidup, kehidupan dan penghidupan agar warga binaan menyadari kesalahannya, tidak mengulangi perbuatannya, menjadi manusia yang lebih baik, serta menjadi manusia yang mandiri dan produktif.
“Dalam mewujudkan hakikat Pemasyarakatan tersebut ada 3 unsur penting yakni Petugas, Warga Binaan, Masyarakat yang meliputi keluarga warga binaan dan stake holder, dan Dinas Tenaga Kerja dan UPTD BLK Kota Banjar salahsatunya”.
Kami melaksanakan amanat Undang – Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, diantaranya melaksanakan pembinaan dan pembimbingan warga binaan diantaranya melalui pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian.
Dalam melaksanakan pembinaan kepribadian, kami memiliki program Tafaqur (Tadarus dan Hafalan Quran) bagi warga binaan muslim untuk meningkatkan mentalitas warga binaan. Pembinaan kemandirian kami berikan dalam berbagai kegiatan, antara lain pelatihan keterampilan kerja bersertifikasi, kegiatan bimbingan kerja serta entrepreneurship kewirausahaan yang dapat menjadi modal sebagai manusia mandiri dan produktif.
Tentunya, kegiatan ini merupakan momentum penting bagi warga binaan kami untuk dapat menimba ilmu dan keterampilan khususnya kejuruan mebeulair dengan harapan dapat menjadi nilai jual keterampilan yang dimiliki sehingga memperluas peluang mendapat kesempatan kerja nantinya. Kami berharap, kedepannya program ini dapat terus diberikan kepada Lapas
Banjar dengan berbagai kejuruan sesuai dengan kebutuhan minat dan bakat warga binaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, H Asep Tatang Iskandar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lapas Banjar merupakan target dan sasaran Program kegiatan pelatihan Mobile Training Unit (MTU) yang pembiayaannya bersumber dari APBN. Di Tahun 2021, Kota Banjar mendapat 10 paket kegiatan, dan alhamdulilah Lapas Banjar mendapat kesempatan di tahun ini mendapat satu paket kegiatan kejuruan Finishing Teknik Semprot Perkayuan.
Tahap kelima ini, kami bangga dapat melaksanakan pembukaan kegiatan dipusatkan di Lapas Banjar. Saya berpesan, seluruh peserta yang saat ini hadir pula perwakilan peserta pelatihan yang dilaksanakan di BLK Kota Banjar untuk 2 kejuruan, dapat serius mengikuti kegiatan dengan sebaik – baiknya. Ambil Ilmunya, lakukan / praktekan kegiatannya dan implementasikan hasilnya, ucap Asep Tatang.
“Setiap peserta apabila lulus dalam uji kompetensi di akhir kegiatan, kami akan berikan sertifikat telah menempuh pelatihan dan dapat menjadi modal sebagai bukti telah mendapat pelatihan kerja berbasis kompetensi”, pungkas Asep Tatang.
Komentar Anda :