Uji Coba Diteksi Dini Pada Keluarga Thalasemia Di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar
Rabu, 29-09-2021 - 06:22:42 WIB
Banjar - Thalasemia adalah kelainan darah bawaan yang ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal.
Salah satu cara untuk mencegah seseorang terkena penyakit thalassemia ialah melalui deteksi dini khususnya pada keluarga ring satu atau kerabat dengan anggota keluarga thalassemia.
Hal tersebut disampaikan Aan Triardiansyah sebagai pengelola program dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam rangka uji coba diteksi dini pada keluarga Thalasemia di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar, Selasa (28/09/2021).
" Deteksi dini menyasar keluarga ring satu yakni anak-anak atau saudara kandung yang dimiliki penyandang (thalassemia). Berdasarkan penelitian, 50 persen saudara kandung akan berpotensi menjadi pembawa sifat, "ucapnya.
Deteksi dini pada keluarga dengan penyandang thalassemia mayor nantinya diharapkan bisa mencegah terjadinya pernikahan antara sesama pembawa sifat yang berpotensi besar melahirkan keturunan dengan thalassemia mayor. Saat ini belum ada peraturan di Indonesia seperti di negara lain yang melarang penduduk menikah dengan sesama pembawa sifat.
"Kalau sudah terlanjur suka sama suka, sebaiknya merencanakan keturunannya atau menjalani pilihan adopsi anak, " sarannya.
Sementara itu Imas Masruroh Kepala Seksi PTM dan Keswa Dinas Kesehatan Kota Banjar menambahkan,
pelaksanaan scrining Thalasemia untuk ring satu di Kota Banjar dilaksanakan selama 2 hari di 2 tempat yaitu Puskesmas Pataruman 2 dan Puskesmas Langensari 2.
" Ada 68 orang di Kota Banjar yang menjadi sasaran scrining thalasemia. Dan diharapkan setelah dilakukan scrining ini, dapat diketahui keluarga ring satu thalasemia ini apakah mereka ada mempunyai sipat atau tidak. Dan kalau diketahui ada membawa sipat, diharapkan ke depannya tidak menikah dengan sesama pembawa sipat, " tuturnya. (Cup)
Editor : Lies Ermawati
Komentar Anda :