Satpol PP dan Dinsos P3A Gelar Razia Gepeng, Delapan Gepeng Berhasil Diamankan
Kamis, 07-10-2021 - 09:24:29 WIB
Sebanyak 8 orang pengemis dan gelandangan ( gepeng) terjaring razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( Dinsos P3A) Kota Banjar, Rabu (06/10/2021).
Razia tersebut merupakan kebijakan walikota sesuai Perda no 6 tahun 2020 tentang ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat.
Dari ke delapan gepeng tersebut berasal dari Banjar, Ciamis, Tasikmalaya dan Jawa Tengah.
Menurut Kepala Bidang Ketertiban umum ketentraman dan perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Banjar Nasrudin, pihaknya bersama Dinas Sosial P3A melaksanakan kebijakan Walikota di bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
" Razia kali menyasar perempatan lampu merah dan jalan-jalan seputar jalan yang ada di Kota Banjar. Dan kami berhasil merazia 8 orang gepeng, " ucapnya.
Nasrudin menambahkan untuk tindak lanjut penanganan gepeng selanjutkan diserahkan kepada Dinas terkait. Razia terhadap para gepeng rutin dilaksanakan, namun keberadaan para gepeng tersebut kembali muncul di jalan-jalan di Kota Banjar.
" Karena sanksi yang kurang tegas dan penanganan tindak lanjut yang kurang maksimal, sehingga setelah kegiatan razia dilaksanakan, beberapa hari kemudian para gepeng tersebut hadir kembali di jalan-jalan, " imbuhnya.
Sementara itu Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjar, melalui Bidang Rehabilitasi sosial Kokom Komala, menyampaikan untuk tindak lanjut razia gepeng tersebut, sudah diidentifikasi dan assesment terdapat tiga orang warga Banjar, satu orang warga Cisaga, tiga orang warga Singaparna dan 1 orang warga Warnareja Cilacap.
" Untuk tindak lanjutnya, salah seorang warga Cibeureum Banjar bersedia untuk diberangkatkan ke Balai pengembangan rehabilitasi dan keterampilan bagi gelandangan dan pengemis di Cisarua Bandung, sedangkan untuk yang anak funk dari Singaparna dikembalikan ke keluarganya, untuk yang dari Wanareja dikembalikan ke pondok pesantrennya, dan yang dari Cisaga disuruh pulang, " jelasnya. (Cup)
Editor : Lies Ermawati
Komentar Anda :