Polres Ciamis Ungkap Tragedi Susur Sungai
Rabu, 20-10-2021 - 17:26:34 WIB
Ciamias-Lima hari pasca tewasnya 11 siswa MTs (Madrasah Tsanawiyah) Harapan Baru, hingga kini polres Ciamis terus melakukan pendalaman. Sejumlah saksi di lokasi kejadian dan dari pihak sekolah, sudah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Ciamis. Dari keterangan saksi, petugas mendapatkan informasi bahwa kegiatan susur sungai itu, tidak diketahui oleh pihak sekolah termasuk dari pihak pesantren Cijantung.
Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi,Keterangan yang kami kumpulkan, kegiatan susur sungai itu ternyata tidak diketahui oleh pihak Mts termasuk pihak pesantren(20/10/21).
Polisi juga mendapatkan keterangan, kegiatan susur sungai hanya melakukan operasi bersih sampah di bibir sungai dan tidak ada program untuk menyebrangi sungai. Polisi kini tengah mendalami pemicu siswa yang nekat menyebrangi sungai sehingga menyebabkan 11 siswa meninggal dunia akibat tenggelam.
“Justru kami kini tengah mencari tahu dan mendalami proses kenapa siswa menyebrang sementara dalam program susur sungai itu, tidak ada rute untuk menyebrangi sungai, kegiatan itu hanya membersihkan sampah di bibir sungai saja,” kata Kapolres Ciamis.
Saat ditanya terkait kesiapan perlengkapan susur sungai, Kapolres Ciamis mengatakan tidak membutuhkan peralatan lengkap karena kegiatan dilakukan sederhana dengan menyusuri bibir sungai saja.
“Tidak ada kewajiban untuk mempersiapakan peralatan yang berlebihan karena kegiatannya hanya menyusuri bibir sungai untuk mengambil sampah yang dikumpulkan dalam karung dan dibawa sebagai bukti bahwa siswa sudah membersihkan sampah,” tambah Wahyu Broto.
Satreskrim Polres Ciamis belum bisa meminta keterangan dari siswa yang mengikuti kegiatan susur sungai dengan pertimbangan kondisi psikologis. Penyidik kini fokus meminta keterangan terhadap penanggungjawab kegiatan susur sungai tersebut. Polisi juga meminta keterangan 11 orang guru yang ikut dalam kegiatan susur sungai yang menelan 11 korban jiwa tersebut.
“Kami melihat situasi dan saat ini baru tahap lidik, pembina dan guru sudah kita mintai keterangan,” tutup Kapolres Ciamis.
Komentar Anda :