Warga Binaan Lapas Banjar Mengikuti Pelatihan Keterampilan Bersertifikasi Kejuruan Mebeulair Finishing Teknis Semprot
Senin, 25-10-2021 - 16:31:56 WIB
Banjar – Dua puluh hari sudah warga binaan Lapas Banjar mengikuti Pelatihan Keterampilan Bersertifikasi Kejuruan Mebeulair Finishing Teknis Semprot yang dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banjar. Penutupan dilaksanakan hari ini yang dihadiri oleh Kalapas Banjar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, Kepala beserta instruktur UPTD BLK Kota Banjar dan jajaran pegawai Lapas Banjar, Senin (25/10) di ruang Bimbingan Kerja Lapas Banjar.
Kalapas Kelas IIB Banjar Muhammad Maulana mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Banjar melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, yang saat ini telah selesai memberikan pelatihan kepada 16 orang warga binaan Lapas Banjar.
Senantiasa saya sampaikan bahwa Hakikat Pemasyarakatan sebagai proses pembinaan untuk memulihkan hidup, kehidupan dan penghidupan agar warga binaan menyadari kesalahannya, tidak mengulangi perbuatannya, menjadi manusia yang lebih baik, serta menjadi manusia yang mandiri dan produktif. Dengan keterampilan yang telah dimiliki ini, menjadi life skill sebagai bekal memenuhi kehidupan dan penghidupan nantinya setelah bebas.
Sinergitas Lapas Banjar dengan Dinas Tenaga Kerja yang sudah sangat baik ini, tentunya kami berharap mendapatkan kembali program paket m kegiatan pelatihan lainnya bagi warga binaan kami.
Bagi warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan, harus bersyukur dan mengembangkan diri atas ilmu yang didapat, berupaya mencari inovasi sehingga life skill yang telah dimiliki dapat berkembang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, H Asep Tatang Iskandar dalam sambutannya menyampaikan alhamdulilah warga binaan Lapas Banjar telah selesai mengikuti satu paket kegiatan keterampilan kejuruan Finishing Teknik Semprot/Perkayuan. Jika warga binaan yang sudah dilatih ini dapat mengembangkan ilmu dan skill yang telah didapatnya, tentunya ini akan menjadi modal penghidupannya khususnya nanti setelah bebas.
“Saya belum pernah mendengar adanya kasus pencurian ilmu, termasuk di Lapas Banjar. Untuk itu saya berpesan bahwa tidak ada ruginya membawa ilmu dan jangan takut dicuri, akan tetapi ilmu itu dikembangkan, pesan Asep”.
Mengakhiri kegiatan, secara simbolis Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar menyerahkan produk mebeulair hasil pelatihan kepada Kalapas Banjar. Kalapas Banjar memberikan Al Quran sebagai ajakan kepada pegawai di lingkungan Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar untuk menghafal Al Quran sebagaimana Program Hafalan Quran di Lapas Banjar.
Komentar Anda :