BPBD Banjar Jabar : 80 Rumah Warga Rusak Pasca-Angin Puting Beliung, 1 Orang Tewas tersambr petir.
Selasa, 01-02-2022 - 12:00:05 WIB
Banjar-Pasca-angin puting beliung disertai hujan deras Senin kemarin (31/1/22), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kota Banjar, Jawa Barat mendata terdapat 80 rumah warga di tiga desa di Kecamatan Langensari yang rusak parah akibat tersapu angin dan tertimpa pohon yang tumbang. Petugas gabungan BPBD, TNI, Polri dan perangkat desa kini tengah melakukan evakuasi barang-barang milik warga yang tertimpa bangunan rumah yang ambruk.
"Data sementara yang kami terima dari tiga desa terdapat 80 rumah warga yang rusak akibat angin kencang dan tertimpa pohon tumbang," jelas Kepala BPBD Kota Banjar, Kusnadi kepada media (1/2/22).
80 rumah yang rusak berada di tiga desa di Kecamatan Langensari yakni di Desa Kujangsari, Desa Rejasari dan Kelurahan Bojongkantong. Hingga kini petugas gabungan masih terus melakukan pendataan dan diperkirakan jumlah rumah yang rusak akan terus bertambah.
Bahkan satu unit rumah milik Nurdianto, warga RT 6 RW 1 Kelurahan Bojongkantong terlihat ambruk akibat tertimpa pohon jati berukuran besar yang tumbang dan menimpa rumah. Beruntung saat peristiwa hujan deras disertai angin kencang itu terjadi, Nurdianto bisa menyelamatkan diri keluar rumah.
"Saya melihat pohon sudah miring disapu angin dan tanpa pikir panjang saya berlari keluar rumah dari pintu belakang dan ternyata benar pohon jati tiu tumbang dan menimpa rumah saya," kata nurdianto.
Selain merusak rumah dan menumbangkan banyak pohon, hujan deras disertai angin kencang juga membuat Harun, warga RT 5 RW 3, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari tewas akibat tersambar petir di area persawahan tidak jauh dari rumahnya. Korban ditemukan tetangga sudah tergeletak di pematang sawah dan langsung dievakuasi ke rumah duka.
"Kami masih mendata dan diperkirakan rumah yang rusak akibat angin kencang disertai hujan deras ini mencapai lebih dari 100 rumah dan laporan yang kami terima satu orang warga Waringinsari meninggal dunia akibat tersambar petir," tambah Kusnadi. (Cup)
Komentar Anda :