Banjar- Setiap hari Minggu pagi, Banjar Water Park menjadi salah satu tempat yang bisa digunakan masyarakat untuk berbagai macam kegiatan, mulai dari berolahraga, atau hanya sekedar menikmati kuliner yang tersedia di area tersebut.
Area publik yang rentan menimbulkan kerumunan massa sehingga dikhawatirkan akan dengan mudah terjadi penyebaran virus covid-19 yang saat ini kasusnya kembali menanjak di Kota Banjar.
Melihat kondisi tersebut, Wakil Walikota Banjar Nana Suryana melakukan
Monitoring dan Sosialisasi Pengetatan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Pusat Kegiatan Publik yang berada di Banjar Water Park, Minggu (13/2/2022).
Kegiatan diawali dengan Apel kesiapan pasukan dengan Peserta Apel berasal dari Tim Gabungan Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta Anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar.
Dalam arahannya, Wakil Walikota menegaskan bahwa sosialisasi ini dilakukan dengan humanis, sehingga tidak menimbulkan benturan antara petugas dan pedagang.
"Laksanakan sosialisasi pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan dengan humanis. Sehingga pedagang dan pengunjung mengerti dan akhirnya mematuhi protokol kesehatan, " ucapnya.
Wakil Walikota menambahkan, seluruh lapak pedagang harus diberi jarak dan tidak diperbolehkan makan ditempat. Pedagang dan pengunjung diwajibkan untuk memakai masker dan selalu berupaya untuk menjaga jarak dan menghidari kerumunan.
Ditemui setelah kegiatan Wakil Walikota Banjar juga menyampaikan, pengetatan ini sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di Kota Banjar. Kasus Covid-19 di Kota Banjar beberapa hari terakhir mengalami lonjakan sehingga diperlukan pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan.
"Kebijakan penanganan covid 19 ini harus balance, atau seimbang. Jika kita terlalu konsentrasi penanganan sektor kesehatan, dengan mengabaikan sektor ekonomi itu juga berbahaya terhadap pemulihan ekonomi yang sedang kita akselerasi. Di area Banjar Water Park ini ada kegiatan ekonomi warga yang dilaksanakan setiap hari Minggu, boleh buka dengan catatan perketat pelaksanaan prokesnya, dan itu akan kita evaluasi setiap Minggunya. Jangan sampai, terjadi klaster baru penularan tapi juga tidak harus mematikan kegiatan ekonomi. Untuk itu saya harapkan kesadaran dari semuanya, baik dari pedagang maupun dari pengunjung, " pungkasnya.
Menanggapi apa yang disampaikan oleh Wakil Walikota Banjar, Andrel salah seorang pengunjung Banjar Water Park mengatakan, kalau sampai ada larangan untuk melakukan olahraga di Banjar Water Park dirinya merasa keberatan.
" Kalau kita melakukan senam atau olahraga ya harus diperbolehkan, jangan ada pelarangan. Asal kita bisa menjaga jarak, tetap melaksanakan prokes kenapa kita tidak boleh berolahraga di sini, " ucapnya. (Cup)
Editor : Lies Ermawati
Komentar Anda :