⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Dua Jembatan Ambruk, Ratusan Warga di Ciamis Terisolir
Jumat, 18-03-2022 - 09:47:53 WIB
TERKAIT:
   
 


Ciamis-Hujan deras sejak Kamis malam (17/3/22), membuat dua jembatan di Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk dan tidak bisa dilalui Jumat pagi ini (18/3/22). Dua jembatan tersebut yakni jembatan Munggang dan jembatan Ciakar.

Akibatnya akses ratusan warga di Dusun Munggang Laos dan Munggang Wareng terputus total. Warga yang hendak keluar masuk kampung, hanya bisa melintasi sungai dan itu pun penuh resiko lantaran kondisi sungai yang kini debitnya sedang deras.

"Hujan sejak Kamis malam membuat dua jembatan ambruk karena tergerus air sungai yang meluap," terang petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi.

Baehaki menambahkan, di lokasi yang berbeda jembatan Ciakar juga ambruk dan membuat warga kesulitan melakukan aktivitas keluar masuk kampung. Dua jembatan itu merupakan akses utama warga di tiga dusun untuk beraktivitas.

Beruntung saat peristiwa ambruknya dua jembatan itu, tidak ada warga atau pengguna jalan yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa. Salah satu warga mengaku beruntung ketika hendak melintasi jembatan untuk pergi ke pasar, motor yang dikendarainya sempat mogok, Tidak lama kemudian terdengar suara gemuruh dan terlihat jembatan Munggang tersebut ambruk.

"Beberapa meter sebelum melewati jembatan motor saya tiba-tiba berhenti karena mogok kehabisan bensin, tidak lama kemudian terdengar suara keras dan saya melihat tiang jembatan patah lalu disusul jembatan ambruk," tutur Herman, warga setempat.

Petugas Tagana bersama warga kini tengah berupaya mencari jalan tikus agar akses keluar masuk kampung bisa dilakukan warga. Warga dan petugas Tagana berencana akan menggunakan area perkebunan untuk bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor. Sementara untuk akses kendaraan roda empat dan lebih, terpaksa harus memutar arah ke wilayah Kabupaten Pangandaran yang berjarak lebih dari 30 kilometer.

"Ada area kebun yang bisa dilalui hanya oleh pejalan kaki dan motor saja, semoga pemilik kebun berkenan tanahnya digunakan untuk sementara aktivitas warga keluar masuk kampung," ucap petugas Tagana lainnya, Uju. (Cup) 




 
Berita Lainnya :
  • Dua Jembatan Ambruk, Ratusan Warga di Ciamis Terisolir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved