SILATURAHMI KETUA UMUM PSSI. BOBOTOH ASWAJA MERAWAT JAGAT MEMBANGUN PERADABAN UNTUK KEMAJUAN SEPAK BOLA INDONESIA.
Ketua Umum PSSI Komjen Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H melakukan kunjungan silaturahmi bersama Keluarga Besar Aswaja–Nahdlatul Ulama Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Minggu (15/05).
Kegiatan dihadiri para tokoh, kyai dan santri Nahdlatul Ulama, MWC NU Pataruman, PAC GP Ansor Kecamatan Pataruman, budayawan, serta Bobotoh Aswaja Indonesia. Dengan mengusung tema "Dari Aswaja-Nahdlatul Ulama Untuk Sepak Bola Indonesia” PSSI secara bersama-sama berkomitmen membangun Sepak Bola Nasional Dari Kampung Bersama Kyai dan Santri Nahdlatul Ulama.
Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule menuturkan bahwa secara syariat silaturahmi mempunyai peran penting dalam menyambung kembali apa-apa yang telah putus untuk mempererat hubungan antar sesama manusia dan menjalin persaudaraan, sesuai dengan yang diperintahkan Rasulullah SAW kepada umatnya agar selalu menjaga hubungan silaturahmi.
"Dalam momentum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1443 H ini, merupakan momen yang tepat untuk menjaga ukuwah agar tidak pernah putus, kemudian sebagai salah satu upaya yang dilakukan dalam menjalin persaudaraan serta untuk meningkatkan potensi dan membangun industri sepakbola nasional melalui keterlibatan kyai dan santri mulai dari desa-desa atau kampung-kampung.” Tutur Iwan Bule.
Sesuai dengan apa yang menjadi visi dari PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) yaitu terciptanya industri sepakbola yang memiliki kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat. Bahwa konsep industri sepakbola pada dasarnya adalah bagaimana sepakbola sebagai sebuah event juga sebagai olahraga yang begitu kental dengan masyarakat, mampu memberikan keuntungan bagi semua pihak yang terlibat mulai dari pemain, panitia pelaksana, klub, hingga masyarakat luas dan penikmat sepakbola sebagai sebuah tontonan.
“PSSI senantiasa berupaya mewujudkan tujuan dan cita-cita bersama dalam membangun sepakbola Indonesia. Hal ini tentu dapat terlaksana apabila dilakukan bersama semua pihak baik pemerintah, swasta maupun masyarakat termasuk para kyai dan santri serta Keluarga Besar Aswaja – Nahdlatul Ulama.” Terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan Bule juga menyampaikan apresiasinya terhadap Bobotoh Aswaja Indonesia yang telah memberikan warna baru dalam kelompok supporter sepak bola melalui kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan hingga keagamaan dan kebangsaan yang terus dilakukan.
Sementara itu, Iwan Suhermawan selaku Ketua Umum Bobotoh Aswaja Indonesia menuturkan bahwa keberadaan Bobotoh Aswaja Indonesia memang diutamakan lebih dekat kepada masyarakat disamping memberikan dukungan terhadap tim kebanggaan saat di lapangan.
“Sepak bola bagi kami tidak hanya sebatas olahraga biasa. Dari sepak bola kita bisa membicarakan berbagai persoalan, mulai dari persoalan kebangsaan, persoalan ekonomi serta permasalahan umum lainnya yang biasa muncul di masyarakat. Hal ini tentunya sangat relevan dengan sepak bola yang tidak hanya sebatas membahas persoalan tersebut, namun juga dengan berupaya menyelesaikannya melalui jalinan hubungan yang baik antar kelompok serta melalui kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan Bobotoh Aswaja Indonesia.” Ungkap Iwan.
Seperti halnya yang disampaikan Rois Syuriah MWC NU Pataruman Kota Banjar K.H. A.M. Izzuddin Musthofa, keberadaan Bobotoh Aswaja Indonesia merupakan bukti nyata dalam menjalin persaudaraan dan juga Bobotoh Aswaja Indonesia merupakan salah satu jalan Merawat Jagat, Membangun Peradaban Untuk Kemajuan Sepak Bola Indonesia.
Komentar Anda :