Reses Anggota DPRD Propinsi Jabar ke Kota Banjar
Senin, 11-07-2022 - 16:36:35 WIB
Banjar - Dra.Hj Ijah Hartini, M.I.Pol anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan yang terpilih melalui Daerah Pemilihan (Dapil) VIII, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran menggelar reses yang diadakan di
Aula SMK NU 2 Randegan II
Kota Banjar, Senin (11/7/2022).
Kegiatan dihadiri masyarakat, kader serta simpatisan PDI Perjuangan Kota Banjar.
Menurut Hj Ijah Hartini
reses merupakan kegiatan penyerapan aspirasi anggota DPRD dari masyarakat. Setiap anggota DPRD wajib untuk menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
" Untuk agenda reses kali ini, saya menyampaikan program-program yang sudah terlaksana di tahun 2021 dan 2022.
Selanjutnya kami juga memonitor program-program yang sudah dilaksanakan, salah satunya yaitu program Rumah Tidak Layak Huni ( Rutilahu), " ucapnya.
Terkait program SIPD ( Sistem Informasi Pembangunan Daerah), untuk perencanaan tahun 2023 ada prosedur mekanisme yang sudah lengkap lagi, yang bukan hanya berlaku di Jawa Barat namun juga di seluruh Indonesia.
" Saya mensupport desa-desa dan juga Bappeda untuk lebih intens lagi mengawal perencanaan terutama yang dari desa-desa, dikarenakan program SIPD ini merupakan program baru sehingga belum familiar, sehingga diperlukan pengawalan teknis dari Bappeda, " imbuhnya
Salah satu program pemerintah yang dimonitoring oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini adalah Program Rutilahu di Kota Banjar.
Hj Ijah menyebut capaian program Rutilahu di Kota Banjar cukup bagus, dan berharap untuk tahun-tahun berikutnya bisa lebih maksimal lagi.
" Tahun 2022 ini saja hampir 2.100 rumah yang perlu bantuan dari Provinsi Jawa Barat. Tahun 2021 kemarin lumayan banyak karena ada dana PEN. Untuk tahun 2022, dimana PAD sudah mulai stabil, dan ada penurunan dari kuantitas. Untuk anggarannya sendiri ada kenaikan, dari Rp 17.500.000 menjadi Rp. 20.000.000 per unitnya.
Dan ini menjadi satu support bagi warga yang ingin memperbaiki rumah namun terkendala biaya, dan dengan program Rutilahu ini bisa menjadi penyemangat, " pungkasnya. (Cup)
Editor : Lies Er
Komentar Anda :