⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Akuari Tanah Timbun di Desa Birandang Dusun Patang kullim sudah Sangat mengkuatirkan
Rabu, 09-11-2022 - 13:08:24 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampa: kontroversi Akuari di Desa Pulau Birandang kecamatan Kampa Kabupaten Kampar Riau,mulai di bicarakan oleh warga,"Tak berizin Namun Tetap beroperasi".


Di Masa Pejabat bupati Kampar,Kamsol,Warga berharap,Bupati kampar dapat menertibkan Akuari yang sudah lama Beraktivitas di dusun pematang kulim desa Birandang tersebut,konon usaha tersebut tidak melawan Hukum.


 


Ketika di susuri wartawan di lokasi penambangan tanah tersebut,Rabu,09/11/2022.Terlihat alat excavator mengeruk tanah sedang memuat ke tanah ke dalam mobil truck.


Bahkan lahan yang di keruk tersebut sudah hampir 3 Hektar terkupas.terlihat bekas galian tanah timbun tersebut meninggalkan lobang seperti kolom renang.


Warga setempat yang tidak mau di sebutkan namanya, Akuarium tersebut pemilik salah seorang pengusaha sukses di kampar.dan dekat dengan semua aparat dan aparatur negara.maka dari itu Akuari tidak pernah di tertibkan.


R, sebut lokasi pematang sudah bertahun tahun menjadi kampung Akuari.selama ini pemerintah, warga, dan LSM, tidak akan pernah berani menyalakan aktifitas pengerukan tanah tersebut.karwna takut.


Saya, Berharap kepada PJ bupati Kamsol dan Kapolres Kampar, agar dapat menertibkan galian tanah ini(.jf)




 
Berita Lainnya :
  • Akuari Tanah Timbun di Desa Birandang Dusun Patang kullim sudah Sangat mengkuatirkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved