Diduga akibat Kinerja Kesra Tidak Profesional dan Tidak Transparan Pembagian Bansos Beras Di Desa Sukasono Semerawut
Kamis, 01-06-2023 - 13:00:54 WIB
GARUT - Program pembagian Bansos beras ketahanan pangan tahap II sudah di salurkan ke berbagai desa. Termasuk Desa Sukasono Kecamatan Sukawening yang telah terjadwal hari Senin (27/05/23)
Namun pembagian di Desa Sukasono Kecamatan Sukawening di duga tidak tertib dan tidak profesional.
Telisik punya telisik ternyatae dari tahap I juga terdapat kekurangan sebanyak 3 karung beras untuk 3 orang KPM. Namun diganti dengan pertanggungjawaban dari pihak Kantor Pos Sukawening.
Dari informasi perangkat desa lainnya Lebih mencengangkan. Tahap II ini di duga sementara ada 36 KPM yang belum kebagian mungkin juga bisa lebih.
Ketika ditanya oleh beberapa media Kaur Kesra Desa Sukasono Yul ,tidak jelas dan tidak kooperatif dalam memberikan keterangan. terkesan plentat plintut, dengan nada ketus.
Dari keterangan Kepala Pos Dan Giro Sukawening Gerry. Kepada awak media menjelaskan bahwa "Ketika beras Bansos di drop di Desa Sukasono (Minggu, 28/05/23) dari Kaur Kesra Desa Sukasono tidak ada konfirmasi yang jelas, bahwa berapa yang sudah di terima. Apa sesuai dengan jumlah KPM sebanyak 760 atau tidak".
"Namun hanya memberi informasi sebanyak 30 karung di mobil tidak diturunkan dan di bawa lagi".
"Sementara ini menurut laporan terakhir kekurangannya ada 32 KPM . Namun dicek ter Update hanya 21 KPM. Ya paling segitu penggantiannya sementara ini".jelasnya
Ketika ditanyakan mengenai ada dan tidaknya BOP ,Gerry menyebutkan "ada BOP sekedar untuk kopi dan roko. Itu semua di berikan ke Kaur Kesra masing-masing Desa. Sudah ada peruntukannya. Dari mulai untuk PHL, Kesra, keamanan dan lain-lainnya yang turut ikut membantu dalam waktu pembagian. Meskipun besaran BOP tiap desa berbeda. Karena ada beberapa desa ,karena sesuatu hal tempatnya disewa, itupun kami menggunakan dana talang dulu". Ujarnya.(Dady**)
Komentar Anda :