Kerjasama Budaya Lintas Etnis di Kota Banjar Sehati Sejiwa Membangun Sukacita Hidup Berbangsa dalam Acara Hajat Bumi
Senin, 24-07-2023 - 08:38:16 WIB
BANJAR. Minggu, 23 Juli 2023. Di Kawasan Kampung Siluman, Pulo Majeti, Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar, pada pergantian waktu senja menuju malam, bergemalah suara gamelan dan paduan suara angklung yang mengiringi tari-tarian serta aksi teaterikal dalam pagelaran musik drama bertajuk “Sarakan Mangsa”. Pagelaran musik drama ini merupakan bagian dari rangkaian besar perayaan adat Hajat Bumi yang diselenggarakan oleh Kawargian Pulo Majeti selama tiga hari, yakni dari 23 Juli 2023 hingga 25 Juli 2023.
Musik drama “Sarakan Mangsa” merupakan pertunjukan kolaborasi antara Gamelan Kontemporer Ki Pamanah Rasa dari Sakola Motékar dengan Kelompok Angklung Silih Asih dari Masyarakat Tionghoa Peduli Ciamis dan Banjar. Tidak hanya menawarkan refleksi yang mendalam tentang peziarahan hidup manusia, penampilan kolaborasi lintas-etnis ini memberikan pemandangan yang sangat indah tentang perbedaan dan keberagaman Indonesia.
Kang Ebel, pemimpin kelompok gamelan Ki Pamanah Rasa mengatakan, “Para pemain gamelan yang notabene orang-orang Sunda dan para pemain angklung yang notabene etnis Tionghoa, dipadukan dalam satu harmoni pertunjukkan musik. Ini memberi gambaran nyata kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa perbedaan itu dapat menghasilkan sesuatu yang baik, yang positif”.
Ibu Yani, dirigen kelompok Angklung Silih Asih pun menegaskan, “Kami sangat senang bisa tampil dalam kegiatan Hajat Bumi ini. Apalagi dalam satu pertunjukkan kolaborasi lintas-etnis. Ini adalah kesempatan berharga untuk menebar semangat persaudaraan dalam keberagaman. Inilah Indonesia yang sesungguhnya.”
Musik drama “Sarakan Mangsa” yang berlangsung selama sekitar satu jam ini dilanjutkan dengan kegiatan sarasehan dan diskusi antar etnis, golongan dan diakhiri dengan doa bersama lintas iman.
Komentar Anda :