⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Masyarakat Tionghoa Peduli Kota Banjar turut memeriahkan Ngabumi Pulomajeti
Senin, 24-07-2023 - 08:39:46 WIB
TERKAIT:
   
 





BANJAR. Setiap tahun, masyarakat adat Kampung Siluman, Pulo Majeti, Kelurahan Purwaharja Kota Banjar menggelar kegiatan Hajat Bumi atau dikenal pula dengan istilah “Ngabumi”. Kegiatan yang diselenggarkan oleh masyarakat setempat secara gotong royong ini bertujuan untuk melestarikan adat istiadat dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Di antaranya, mengungkapkan syukur atas hasil panen selama satu tahun dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian sumber daya alam dan ekosistemnya. Tidak hanya itu, kegiatan Hajat Bumi juga mengajak semua orang untuk membangun kehidupan sosial yang baik lewat sikap saling menghormati dan saling membantu, khususnya untuk menjaga persatuan dan persaudaraan antar sesama manusia.
 
Nuansa persaudaraan yang sangat menyejukkan tampak dalam perayaan Hajat Bumi tahun ini. Hal itu ditunjukkan lewat kehadiran dan keterlibatan sekelompok warga etnis tionghoa yang tergabung dalam kelompok Masyarakat Tionghoa Peduli Kota Banjar. Keterlibatan itu diwujudkan lewat pemberian santunan kepada sekitar seratus anak yatim yang hadir. Bapak Suhindra, salah satu anggota Masyarakat Tionghoa Peduli Kota Banjar mengatakan bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan Hajat Bumi Pulo Majeti ini merupakan wujud komitmen kebangsaan dan persaudaraan sesama anak bangsa Indonesia. “Santunan yang kami berikan berupa peralatan sekolah: tas, buku, alat tulis; makanan ringan yang biasa disukai oleh anak-anak; dan sedikit uang jajanlah untuk mereka. Mungkin nilainya tidak seberapa, tapi ini merupakan bentuk kepeduliaan dan komitmen kami untuk memelihara persaudaraan sesama anak bangsa Indonesia”.
 
Deni Wahyu Jayadi, pemimpin Sakola Motékar yang juga terlibat dalam penyusunan rangkaian acara Hajat Bumi ini turut mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini. “Semakin banyak pihak yang mau terlibat, itu pertanda yang baik. Apalagi keterlibatan itu tidak lagi terkotak-kotak berdasarkan suku, agama, ras, etnis, golongan. Semakin tampak semangat Bhineka Tunggal Ika-nya. Selasas dengan tema yang diusung dalam kegiatan ini: Sareundeuk saigel ngawangun kahirupan anu bagja lugina sabagi bangsa, yang dapat diartikan Sehati sejiwa membangun sukacita hidup berbangsa.”




 
Berita Lainnya :
  • Masyarakat Tionghoa Peduli Kota Banjar turut memeriahkan Ngabumi Pulomajeti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved