⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
PKB Tak Dilibatkan Perubahan Nama Koalisi Prabowo, Laskar Cak Imin: Arogan dan Sepihak!
Kamis, 31-08-2023 - 19:47:24 WIB
TERKAIT:
   
 

 


JAKARTA-- Koalisi partai politik pendukung bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto berubah nama dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju.
Ini diumumkan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-25 Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/8) yang lalu.


Prabowo mengeklaim, nama itu disepakati oleh para ketua umum partai politik pendukungnya sebelum acara peringatan HUT PAN dimulai.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku tak tahu dengan adanya perubahan nama koalisinya menjadi Koalisi Indonesia Maju. Kendati demikian, Cak Imin mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Relawan pendukung Muhaimin Iskandar, Laskar Cak Imin, mempersoalkan perubahan nama koalisi tersebut.


"Tidak dilibatkannya PKB dan Cak Imin dalam pergantian Koalisi Indonesia Raya menjadi Koalisi Indonesia Maju adalah bentuk arogansi," kata Sekjen Laskar Cak Imin, Ridwan Hanafi, Kamis (31/8), kepada wartawan.
Menurut Ridwan, sikap tersebut merupakan wujud arogansi Prabowo dan Gerindra karena perubahan dilakukan tanpa ada musyawarah sebelumnya. "Terutama musyawarah dengan PKB maupun Cak Imin," ucap Ridwan.


Perubahan nama koalisi tanpa melibatkan PKB dan Cak Imin, tak sejalan dengan pernyataan Gerindra bahwa koalisi yang mereka bentuk di Pilpres 2024, bersemangatkan kesetaraan.
"Ini sangat kontradiktif dengan pernyataan Partai Gerindra bahwa mereka memegang teguh prinsip kesetaraan dalam koalisi," ungkap Ridwan.


Sebelumnya, Prabowo menyebut perubahan nama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju telah disepakati para ketua umum partai politik koalisi. "Kita sepakat koalisi kita, kita beri nama Koalisi Indonesia Maju," kata Prabowo, Senin (28/8).


Partai politik pendukung Prabowo sendiri terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, dan Partai Bulan Bintang.
Nama "Indonesia Maju" juga digunakan oleh koalisi partai politik yang mengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Saat ini, nama tersebut menjadi nama kabinet, di mana Prabowo, yang sebelumnya menjadi rival Jokowi, kini turut menjadi bagian di dalamnya.


Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengakui, nama tersebut dipilih untuk menunjukkan bahwa koalisi Prabowo akan melanjutkan kerja pemerintahan Jokowi.
Ia pun mengingatkan, anggota Koalisi Indonesia Maju adalah partai-partai pendukung pemerintah, bahkan hampir semua ketua umum partai anggota koalisi merupakan menteri di kabinet Indonesia Maju.


"Jadi ini melanjutkan apa yang sudah dibangun dilaksanakan Pak Jokowi," tandas Zulhas, sapaan akrabnya.


Ketua Umum Partai Golkar Airlangga pun memberikan jawaban serupa ketika ditanya soal alasan Indonesia Maju dipilih sebagai nama koalisi, yakni sesuai dengan visi yang dibawa Jokowi.


"Kita ketemu kata-kata Koalisi Indonesia Maju, karena memang visi Indonesia ke depan 2045, Indonesia maju sejahtera," kata Airlangga.
Prabowo pun tidak memungkiri bahwa ia dan partai-partai pendukungnya merupakan tim Jokowi karena memang tergabung dalam pemerintahan Jokowi.


"Kita tidak malu-malu, kita adalah tim Jokowi," kata Menteri Pertahanan itu.
Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengaku tak tahu dengan adanya perubahan nama koalisinya menjadi Koalisi Indonesia Maju.


Cak Imin memang datang terlambat pada acara PAN semalam dan baru mengetahui perubahan nama tersebut dari Prabowo.
"Tentu saya akan lapor ke partai bahwa perkembangannya sudah berubah. Berarti KKIR dibubarkan dong? Nah, saya enggak tahu,” imbuh Cak Imin.


Ia juga menampik jika dianggap tidak dilibatkan dalam proses penentuan nama Koalisi Indonesia Maju. "Yang penting saya harus mempertanggungjawabkan ke partai saya,” ujar Cak Imin.


Menurut Cak Imin, nama baru ini sekaligus membubarkan KKIR yang dibangun oleh PKB dan Gerindra sebelum adanya anggota baru, yakni Golkar dan PAN. (Dade)




 
Berita Lainnya :
  • PKB Tak Dilibatkan Perubahan Nama Koalisi Prabowo, Laskar Cak Imin: Arogan dan Sepihak!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved