Ruang Isolasi Rumah Sakit Penuh, Pasien Positif Lakukan Isoman
Senin, 18-01-2021 - 19:47:27 WIB
Kasus positif COVID-19 di Kota Banjar dari hari ke hari semakin bertambah.
Menurut data yang disampaikan Satgas COVID-19 Kota Banjar hari Senin (18/1/2021) ada penambahan 13 kasus positif, yang semuanya tersebar dari beberapa desa yang ada di Kota Banjar.
Ke 13 warga yang dinyatakan positif covid-19, saat ini untuk sementara melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, dikarenakan ruang isolasi di RSUD Kota Banjar dan RS Asih Husada Langensari sudah over kapasitas.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Banjar Agus Nugraha.
" 13 orang yang dinyatakan positif hari ini, semuanya untuk sementara melakukan isolasi di rumahnya masing-masing. Ke depannya kami dari Satgas COVID-19 akan mengambil sikap, artinya harus ada tempat isolasi khusus yang kita buka, karena Rumah sakit sudah penuh, " ucapnya melalui sambungan telepon.
Agus menambahkan, " Kemungkinan terbesar sebagai tempat alternatif yang strategis adalah Sport Center di Langensari, karena berdekatan dengan RS Asih Husada juga ada Puskesmas pembantu dimana tenaga kesehatannya siap menangani pasien yang masuk isolasi, " imbuhnya.
Disinggung mengenai kedisiplinan warga dalam penerapan protokol kesehatan di masa PSBB Proporsional, Agus mengatakan ada sedikit kenaikan bagi warga dalam menjalankan disiplin protokol kesehatan.
" Warga saat ini cenderung lebih disiplin menjalankan prokes, kemungkinan ada ketakutan juga bagi warga karena kasus positif COVID-19 semakin bertambah, " katanya.
Di akhir pembicaraan, Jubir Satgas COVID-19 terus mengingatkan masyarakat agar terus disiplin dalam penerapan prokes.
" Masyarakat harus tetap disiplin dalam prokes. Kita harus sama-sama konsisten dalam PSBB Proporsional saat ini. Karena konsekwensinya kalau paparannya tinggi dan kasus yang sembuhnya sedikit, ada indikasi PSBB akan diperpanjang lagi. Dunia pendidikan dirugikan, PTM ditunda kembali. Kemudian kegiatan ekonomi lain juga dibatasi. Sehingga dampaknya akan timbul kemiskinan baru, " pungkasnya. (Lies)
Komentar Anda :