Kodim 613 Ciamis Salurkan Air Bersih dari Sumur Bor Hasil TMMD TNI ke 118
Minggu, 08-10-2023 - 20:33:01 WIB
Ciamis-Musim kemarau panjang tahun ini memuat 22 ribu lebih jiwa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sumur dan sumber mata air mengering. Setelah 18 hari melakukan pengeboran, petugas TNI dari Kodim 0613 Ciamis dan warga akhirnya berhasil mendapatkan air bersih. Sumru bor dengan kedalaman 110 meter ini akhirnya bisa dinikmati oleh ribuan warga di Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis.
"Kami bersama warga membuat sumur bor ini untuk memenuhi kebutuhan minum, masak, Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) semoga bermanfaat dan bisa digunakan secara maksimal," ucap Dandim 0613 Ciamis, Letkol Inf Wahyu Alfiyan Arisandi Minggu (8/10/2023).
Dandim Letkol Wahyu juga mengatakan, pembuatan sumur bor ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 118 yang dibuka sejak 20 September 2023 lalu.
Air melimpah dari sumur bor itu, sedianya akan ditampung dalam bak penampungan di toilet umum yang kini tengah dibangun TNI bersama warga. Nantinya air tersebut bisa dimanfaatkan warga tidak hanya di Desa Kadupandak, tetapi dari beberapa desa tetangga mengingat kondisi warga kini sedang kesulitan air bersih lantaran kemarau panjang.
Sementara Kepala Desa Kadupandak, Jana Sujana mengatakan, air bersih dari sumur bor TMMD TNI ke 118 ini, sangat dibutuhkan oleh ribuan warga mengingat desa Kadupandak berada di area perbukitan tinggi sehingga sulit mendapatkan air bersih.
"Ada warga di dua RW yang nantinya akan menggunakan air bersih dari sumur bor ini dan saya ucapkan terima kasih kepada Kodim 0613 Ciamis yang sudah menggelar TMMD di desa Kadupandak," ucap Jana.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat 16 kecamatan yang kini terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Cijeungjing, Cihaurbeuti, Cidolog, Cipaku, Banjaranyar, Banjarsari, Rancah, Pamarican, Cisaga, dan Panjalu. Lalu di wilayah Ciamis lainnya yaitu Kecamatan Cikoneng, Lumbung, Cimaragas, Kawali, Panawangan dan Kecamatan Baregbeg. Akibatnya sebanyak 22.946 jiwa yang tersebar di 16 kecamatan kini mengalami krisis air bersih.
Komentar Anda :