Banjar - Bursa bakal calon Wali Kota Banjar periode 2024-2029 sudah mulai bermunculan. Sejumlah tokoh mengaku siap maju di Pilkada Kota Banjar, bahkan diantaranya bermodal popularitas.
Munculnya sejumlah nama di bursa calon Wali Kota Banjar mengundang sejumlah tokoh untuk berkomentar terkait pigur dan kriteria yang akan menjadi pimpinan daerah di Kota Banjar.
Seperti sempat diutarakan salah seorang aktivis politik, Ujang Solihin, yang menginginkan calon Wali Kota yang akan datang adalah yang mempunyai pemikiran visi misi yang mandiri, cerdas dan mempunyai gagasan yang jelas.
" Yang jelas kami berharap, tidak ada lagi intervensi dari pihak manapun.
Karena kita berkaca dari pengalaman empat periode, Banjar sampai saat sekarang sakit, banyak masalah panjang yang belum terselesaikan, " ucapnya di sela-sela pertemuan silaturahmi FRDB ( Forum Reformasi Dinasti Banjar) yang diadakan di salah satu Rumah Makan di Kota Banjar, Kamis ( 21/03/2024).
Solihin pun dengan tegas mengatakan, kepemimpinan selama empat periode tersebut harus diselesaikan, hingga menjadi pekerjaan rumah semua warga masyarakat.
Misalnya saja tentang perekonomian dan daya beli masyarakat. Dan juga banyak infrastruktur yang telah dibangun tidak dimanfaatkan dengan baik.
" Ke depannya dalam pembangunan Kota Banjar harus ada visibility study sehingga tidak ada penghamburan anggaran. Padahal kalau anggaran tersebut dialokasikan pada kegiatan-kegiatan lain akan meningkatkan perekonomian pemberdayaan masyarakat di Banjar, " imbuhnya.
Disinggung kasus yang menimpa mantan Wali Kota Banjar dr Herman Sutrisno, terkait pengembalian akan kerugian negara, Solihin pun berujar bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut.
" Kami hanya sebatas mengawal. Sejauh mana konsekwensi daripada pengembalian kerugian negara terhadap kas negara, yang sampai saat ini belum selesai dikembalikan oleh dr Herman sebagai tersangka kasus korupsi di Kota Banjar, " tegasnya.
Dan terakhir, Solihin berharap jangan sampai Wali Kota Banjar yang akan datang, ke depannya mengikuti langkah-langkah seperti itu.
" Kita akan mengingatkan kepada semua stakeholder, birokrasi dan masyarakat, mari bersama-sama membangun Banjar yang lebih baik. Tentunya sesuai dengan cita-cita kita membangun daerah otonom, " harapnya. (Lies/BM)
Komentar Anda :