⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
BMKG Melalui Kedeputian Bidang Modifikasi Cuaca Mengadakan "Partner Gathering"
Senin, 29-04-2024 - 19:13:08 WIB
TERKAIT:
   
 

 


JAKARTA-- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Kedeputian Bidang Modifikasi Cuaca mengadakan Partner Gathering dengan tema "Memperkokoh Ekosistem Modifikasi Cuaca Untuk Melompatkan Kualitas dan Kuantitas Layanan Modifikasi Cuaca yang Berkeadilan". Partner Gathering ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lembaga pemerintah, industri, dan akademisi.


Acara dibuka dengan sambutan oleh Dwikorita Karnawati sebagai Kepala BMKG dan Tri Handoko Seto sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Modifikasi Cuaca. Partner Gathering ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lembaga pemerintah, industri dan akademisi. Di dalam acara tersebut, Dwikorita Karnawati menyampaikan materi mengenai amanah perserikatan bangsa-bangsa dan badan meteorologi dunia.


"Early warning anda early action untuk mewujudkan 100% komunitas yang terpapar risiko bencana hidrometeorologi terlindungi oleh peringatan dini dan siap melakukan aksi dini dalam waktu 5 tahun ke depan sejak tahun 2022," kata Dwikorita, Senin (29/4), saat keterangan.



Perlunya adaptasi terhadap perubahan iklim global, di mana prediksi cuaca semakin sulit dan intensitasnya meningkat. Seto menggarisbawahi bahwa layanan modifikasi cuaca menjadi penopang transformasi ekonomi berkelanjutan. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) menjadi upaya manusia dalam mengendalikan sumber daya air di atmosfer untuk meminimalkan risiko bencana hidrologi.


"Operasi Modifikasi Cuaca juga disorot sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi. Dia menjelaskan tujuan pelaksanaan TMC, sejarah singkat, dan manfaatnya. Dalam pemaparannya, Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) membahas lima topik, termasuk kebijakan belanja APBN 2025, pagu dan realisasi anggaran BMKG, kegiatan prioritas BMKG, dan isu strategis yang dihadapi BMKG," ujarnya.


Leebih lanjut, kata Dwikorita mengungkapkan terdapat pula pemaparan dari Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas mengenai dukungan teknologi modifikasi cuaca dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, serta pedoman penataan organisasi dari PANRB.


"Tanggapan dari berbagai stakeholder juga menjadi bagian penting dalam pertemuan ini. Dalam sesi diskusi, membahas berbagai isu terkait dengan perkembangan teknologi modifikasi cuaca, regulasi, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Praktisi juga berbagi pandangan mengenai layanan modifikasi cuaca dapat diakses secara merata oleh semua pihak, termasuk masyarakat pedesaan dan daerah terpencil," tandasnya. (dade)




 
Berita Lainnya :
  • BMKG Melalui Kedeputian Bidang Modifikasi Cuaca Mengadakan "Partner Gathering"
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved