⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Kampar Butuh Perbaikan Total, Kampar Sedang Tidak Baik-baik Saja
Selasa, 30-04-2024 - 10:18:32 WIB
Inisiator Kepucuk Riau, Yudi bule
TERKAIT:
   
 

Riau. Memasuki tahun 2024, kondisi kabupaten Kampar makin suram. Baik dari segi pembangunan fisik maupun pembangunan tata kelola pemerintahannya. Hal ini menjadi sangat miris, dimana daerah lain khususnya di Riau makin memperlihatkan progres positif pembangunannya.


Tokoh muda Riau asal Kampar, Yudi Bule menilai bahwa perlu adanya perbaikan total untuk kabupaten Kampar, saat ditemui di Pekanbaru, Selasa pagi (30/04).


"Sangat dibutuhkan perbaikan total dari segala aspek bagi kabupaten Kampar jika ingin menjadi daerah maju. Semakin tahun, perkembangan salah satu kabupaten tertua di bumi lancang kuning ini bukannya membaik. Bahkan dari segi manapun makin suram dan hanya jalan di tempat saja," ungkap Yb, begitu panggilan akrabnya.


Dilihat dari inflasi misalnya, Kampar tahun ini merupakan kabupaten tertinggi inflasinya di provinsi Riau. "Inflasi tertinggi di Riau saat ini ada pada kabupaten Kampar. Ini salah satu efek tidak berjalannya program yang dicanangkan oleh Pemda Kampar. Penyebabnya, pergantian PJ bupati yang sudah beberapa kali terjadi, program kerja harus di ulang lagi. Contoh lain Islamic Center Bangkinang. Kok bisa icon kabupaten Kampar tidak terawat seperti itu, padahal lokasinya di tengah kota Bangkinang, orang dari manapun lalu lalang. Seharusnya itu harus jadi prioritas utama dalam perawatan oleh Pemda Kampar,"kesalnya.


"Kemudian ditambah persoalan sekda yang sampai saat ini masih menjadi bola liar dan ini bisa secara tidak langsung menggangu pelaksanaan penyerapan anggaran. Karena, sekda sebagai jendral utama Bupati tidak bisa bisa bekerja maksimal," terangnya.


Yb juga menyikapi isu yang menjadi bola liar menjelang pilkada Kampar yang akan dilaksanakan pada akhir tahun ini.


"Persoalan lain juga muncul adanya isu Plh sekda saat ini, Ahmad Yusar akan maju pilkada Kampar kelak. Kemaren, mantan sekda Kampar, Yusri yang saat ini masih berstatus ASN juga ngebet ingin maju pilkada. Tentu ini sudah mengganggu jalannya pemerintahan. Seharusnya, mereka itu tidak melegitimasi kekuasaannya untuk memunculkan isu-isu seperti ini, karena akan mengganggu fokus dari tupoksi utama mereka. Tak pelak, ini menjadi gangguan terhadap berjalannya roda pemerintahan," katanya lagi.


"Sah-sah saja seorang ASN ikut Pilkada. Namun, mereka harus  dengan gentle mundur dulu dari ASN, kemudian baru ikut bertarung. Ini yang rasanya lebih menciptakan kondusifitas politik serta memperlihatkan mereka punya etika politik yang baik di mata masyarakat,"tutur Inisiator Kepucuk Riau.


Lebih luas lagi, Yb mempunyai harapan besar untuk hasil Pilkada Kampar kelak.


Bukan hanya dari saya saja, namun saya yakin masyarakat punya harapan besar agar daerah yang dialiri sungai Kampar ini menjadi maju dan sejahtera. "Tahun ini jelas sangat berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini, masa depan Kampar dipertaruhkan dan ditentukan nasibnya. Mari kita sambut pilkada Kampar dengan harapan mendapatkan pemimpin yang benar-benar fokus mambolo naghoi kita ini. Bukan hanya sekedar berupaya "merampok" kekayaan dan tidak memikirkan kesejahteraan rakyat. Kampar maju dan sejahtera harus terwujud," ujarnya.


Ketika di tanya siapa calon yang berpeluang menang pada pilkada mendatang, Yb menjawab semua punya peluang menang.


"Siapa yang bisa memenangkan hati rakyat dengan program yang ditawarkan, dialah yang akan menang. Tapi, dengan catatan, masyarakat Kampar hari ini sudah cerdas, mereka tahu siapa calon yang benar-benar hatinya untuk mambolo naghoi atau hanya pura-pura. Dilihat dari isu-isu yang muncul, Edwin Pratama Putra merupakan sosok yang bisa diberikan kesempatan untuk memimpin Kampar 5 tahun kedepannya. Anggota DPD RI itu merupakan tokoh nasional dan punya jejaring kuat yang sangat dibutuhkan Kampar dalam mendapatkan kue pembangunan dari pusat. Lalu ada Rahmat Jevari Juniardo, beliau juga sudah berpengalaman maju pilkada dan layak untuk diperhitungkan. Ada juga nama Repol, politisi muda yang sudah malang melintang dan saat ini terpilih jadi anggota DPRD Riau. Selanjutnya, ketua DPD APDESI Riau, Abdurrahman Chan juga di isukan maju pilkada Kampar. Dasril Affandi, sosok pengacara muda yang sudah menasional juga patut dipertimbangkan oleh masyarakat untuk dipilih. Politisi muda Kampar yang berkarir di Bengkalis, Rahmah Yenny, isunya akan maju dalam pilkada ini dengan membawa tagline Balik Kampung Membangun Kampar. Hal ini merupakan nuansa baru bagi perpolitikan Kampar, karena ada sosok wanita yang maju dalam kontestasi pilkada mendatang. Sosok kawakan seperti Burhanuddin Husein, yang infonya sudah berkomunikasi aktif dengan beberapa parpol yang akan jadi perahunya kelak. Terakhir, ada nama Yusri, mantan Sekda Kampar yang juga ngebet memimpin Kampar lima tahun kedepannya sebagai Bupati. Dari semua kandidat tersebut, merupakan tokoh-tokoh kabupaten Kampar yang sangat dikenal oleh masyarakat. Pada akhirnya, masyarakatlah yang akan memilih. Mari kita wujudkan perbaikan total dan perubahan pembangunan Kampar yang makin maju,"pungkas pria kelahiran Pulau, Bangkinang ini.


(Red)




 
Berita Lainnya :
  • Kampar Butuh Perbaikan Total, Kampar Sedang Tidak Baik-baik Saja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved