⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Antisipasi Dampak Impounding Bendungan Leuwikeris, BBWS Segera Bangun Sumur Bor
Sabtu, 27-07-2024 - 20:20:48 WIB
TERKAIT:
   
 

Banjar - Sebagai antisipasi dampak impounding atau pengisian awal air Bendungan Leuwikeris, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy akan segera membangun sumur dalam (sumur bor). Pembuatan sumur tersebut, agar layanan air bersih di Kota Banjar, tidak terganggu. 


Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Elroy Koyari usai acara Peringatan Hari Sungai Nasional di Area Teras Citanduy Kota Banjar, Sabtu (27/7/2024). Pernyataan tersebut sekaligus menanggapi kekhawatiran Perumda Tirta Anom Kota Banjar, atas dampak impounding Bendungan Leuwikeris.


Saat ini BBWS Citanduy telah melakukan survei dan mengidentifikasi 5 titik lokasi yang memiliki cadangan air tanah. Nantinya, titik itu akan dijadikan area pembuatan sumur dalam.


" Pembuatan sumur bor tersebut untuk mengantisipasi dampak impounding Bendungan Leuwikeris. Sehingga nantinya, kebutuhan bahan baku air untuk warga Kota Banjar bisa terpenuhi saat masa impounding tersebut, " ucapnya.


Selanjutnya Elroy menyampaikan pihaknya mengupayakan pelaksanaan pengeboran sumur bor di lima titik lokasi tersebut, sebelum proses impounding pada 15 Agustus mendatang. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BBWS Citarum dan BBWS Cimanuk, Cisanggarung, untuk mendatangkan alat mesin bor untuk proses pelaksanaan pengeboran tersebut. Hal ini karena BBWS Citanduy belum memiliki alat tersebut.

" Karena untuk masa pengisian awal air Bendungan Leuwikeris, secara teknis direncanakan berlangsung selama 55 hari, mulai tanggal 15 Agustus 2024. Jadi untuk pelaksanaan pengeboran kami usahakan sebelum tanggal 15 Agustus, " jelasnya.


Namun pihak BBWS akan berupaya agar proses impounding tersebut bisa selesai lebih cepat atau kurang dari 55 hari, dan air bendungan bisa terisi penuh. Salah satu caranya dengan melakukan modifikasi cuaca dengan hujan buatan di wilayah hulu Sungai Citanduy atau kira-kira di wilayah Tasikmalaya.


" Mudah-mudahan waktu 55 hari bisa diperpendek, dan air bisa penuh. Meskipun waktu peresmian nanti direncanakan tidak harus penuh. Dan untuk peresmian diperkirakan akhir September oleh Presiden, " pungkasnya. (Lies/BM) 




 
Berita Lainnya :
  • Antisipasi Dampak Impounding Bendungan Leuwikeris, BBWS Segera Bangun Sumur Bor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved