⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Wartawan Belum Berhasil Temui Kepala BPKAD, Kontraktor Modal Terbatas Mengeluh Akibat Kas Daerah Kosong
Rabu, 08-01-2025 - 16:21:43 WIB
TERKAIT:
   
 

Bangkinang, 08 Januari 2025 - Wartawan hingga kini belum berhasil menemui Edwar, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), untuk mempertanyakan kondisi kas daerah yang kosong. Situasi ini menyebabkan tunda bayar untuk paket pekerjaan konstruksi tahun anggaran 2024 senilai Rp68 miliar.


 


Akibatnya, sejumlah kontraktor dengan modal terbatas mulai menjerit karena kesulitan finansial. Mereka bahkan mengaku tidak mampu melunasi upah pekerja yang masih tertunggak. Salah seorang kontraktor mengungkapkan kepada hkindonesia bahwa kondisi ini mempersulit mereka untuk beroperasi.


 


"Iko la babahayokan, Pak. Awak modal terbatas. Awak dicari tukang, dan tak bisa pulang ke rumah kalau tidak ada duit," keluh seorang kontraktor, Rabu (08/01/2025).


 


Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya tidak hanya terhadap kelangsungan proyek pembangunan, tetapi juga terhadap para pekerja yang bergantung pada upah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


 


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BPKAD terkait penyebab kekosongan kas daerah dan langkah apa yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan ini.




 
Berita Lainnya :
  • Wartawan Belum Berhasil Temui Kepala BPKAD, Kontraktor Modal Terbatas Mengeluh Akibat Kas Daerah Kosong
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved