⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Ketua STIE Bangkinang Diundang ke Universitas Nasional Pusan untuk Bahas Proyek Pertanian Organik
Jumat, 31-01-2025 - 09:58:36 WIB
TERKAIT:
   
 

Ketua STIE Bangkinang Diundang ke Universitas Pusan untuk Bahas Proyek Pertanian Organik


Bangkinang, – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang, Dr. H. Zulher, M.Si, menerima undangan resmi dari Cultural Heritage Preservation Research Institute, Pusan National University, Korea Selatan. Undangan ini bertujuan untuk membahas proyek peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian organik di Indonesia, khususnya dalam sektor kelapa sawit dan kopi.


Berdasarkan surat undangan yang diterima, pertemuan ini awalnya dijadwalkan pada 21–27 Januari 2025, namun diundur menjadi 28 Januari–4 Februari 2025 di Universitas Nasional Pusan, Busan, Korea Selatan. Agenda utama mencakup diskusi mengenai distribusi komersial, konsultasi, serta pelatihan dalam rangka meningkatkan hasil pertanian organik di Indonesia.


Sebagai bagian dari kerja sama ini, pada 1 Februari 2025, akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU/MOA) antara STIE Bangkinang dan Pusan National University. Selain itu, pada 3 Februari 2025, juga akan dilakukan MOU/MOA dengan pengusaha Korea, guna memperluas jejaring dan peluang investasi dalam sektor pertanian organik.


Kolaborasi Internasional untuk Pertanian Berkelanjutan


Prof. Dr. Chul Kim, selaku Direktur Cultural Heritage Preservation Research Institute, menyatakan bahwa proyek ini dirancang untuk mempererat kerja sama antara pemerintah, universitas, dan industri dalam mengembangkan pertanian organik yang berkelanjutan.


"Kami berharap kerja sama ini dapat mempercepat transfer teknologi dan inovasi dalam pertanian organik, yang tidak hanya berdampak di Korea Selatan, tetapi juga di Indonesia," ujar Prof. Dr. Chul Kim.


Sementara itu, Dr. H. Zulher, M.Si, menegaskan bahwa ini merupakan peluang besar bagi STIE Bangkinang untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pertanian di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau.


"Sebagai perguruan tinggi dengan motto 'Kampus Ilmu, Sehat, dan Agamis', STIE Bangkinang terus berkomitmen untuk mendukung penelitian dan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang pertanian berkelanjutan," kata Dr. Zulher.


Melibatkan Akademisi dan Peneliti dari Berbagai Negara


Pertemuan ini akan melibatkan sejumlah akademisi dan peneliti dari berbagai negara. Beberapa di antaranya adalah Dr. Eun Sup Lee dan Dr. Young Mee Baek, yang memiliki keahlian dalam penelitian terkait pertanian organik di Korea Selatan.


Diharapkan, melalui kolaborasi ini akan terjadi transfer pengetahuan dan teknologi yang dapat diterapkan di Indonesia. Hal ini menjadi langkah strategis bagi para petani kelapa sawit dan kopi yang ingin beralih ke sistem pertanian organik, guna meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar global.


Dengan kerja sama internasional ini, STIE Bangkinang semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu yang berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.


Selesai




 
Berita Lainnya :
  • Ketua STIE Bangkinang Diundang ke Universitas Nasional Pusan untuk Bahas Proyek Pertanian Organik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved