Ir. H. Sahidin Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Kampar
Kampar – Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. H. Sahidin, melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kampar, sebagai bagian dari upaya nasional dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Sosialisasi ini mengangkat tema "Bersama Wujudkan Gizi Berkualitas untuk Generasi Sehat Indonesia."
Dalam acara yang berlangsung di salah satu aula pertemuan tersebut, Ir. H. Sahidin menyampaikan pentingnya program makanan bergizi gratis sebagai strategi nyata untuk menekan angka gizi buruk dan stunting, terutama di wilayah pedesaan dan pinggiran kota yang masih rawan gizi.
> “Salah satu fokus kami di Komisi IX DPR RI adalah memastikan anak-anak dan remaja memperoleh akses terhadap makanan yang sehat dan bergizi. Ini adalah fondasi utama untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang kuat, cerdas, dan produktif,” ujar Ir. H. Sahidin.
Sosialisasi ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh adat, tokoh pemuda, kader kesehatan, ibu rumah tangga, serta perwakilan instansi pemerintah daerah. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya pola makan bergizi dan bagaimana peran keluarga dalam menjaga kesehatan generasi muda.
Camat Kampa: Gizi Gratis Dorong Terwujudnya Generasi Sehat
Dalam kesempatan yang sama, Camat Kampa, Rahmad Fajri, menyampaikan dukungannya terhadap program nasional ini. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kecamatan Kampa terus aktif dalam memantau dan menyalurkan makanan bergizi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil.
> “Dengan adanya program gizi gratis ini, semoga dapat tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan mampu meneruskan pembangunan bangsa, khususnya dari Kecamatan Kampa,” ujar Rahmad Fajri kepada awak media, Senin (30/6).
Ia juga mengapresiasi peran aktif tenaga kesehatan, kader posyandu, serta keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut.
Kegiatan sosialisasi ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendekatan pemenuhan gizi sejak dini. Diharapkan, program ini dapat menjadi tonggak awal dalam menekan angka kekurangan gizi dan memperkuat kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.(juf)
Komentar Anda :