Pakar Ekonomi Dunia: Indonesia Bisa Jaya Jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
Sabtu, 05-07-2025 - 17:42:52 WIB
Jakarta – Sejumlah pakar ekonomi internasional memprediksi bahwa Indonesia berpotensi mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan jika konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah terus berlanjut. Hal ini dikaitkan dengan posisi strategis Indonesia sebagai negara pengekspor komoditas dan produsen alternatif yang diuntungkan saat rantai pasok global terganggu.
Menurut analis ekonomi dari London School of Economics, Dr. Carl Henders, ketegangan geopolitik di Timur Tengah membuat banyak negara di Eropa dan Asia mengalihkan perhatian ke kawasan Asia Tenggara untuk memenuhi kebutuhan energi, pangan, dan bahan baku industri.
> “Indonesia punya kekuatan di sektor batu bara, minyak sawit, dan nikel. Jika konflik terus mengganggu suplai dari Timur Tengah, negara seperti Indonesia akan menjadi pilihan utama bagi pasar global,” ujar Henders dalam wawancara dengan The Global Market Review.
Di sisi lain, peningkatan permintaan komoditas Indonesia juga dapat mendongkrak harga ekspor. Hal ini berpotensi memperkuat nilai tukar rupiah, memperbesar cadangan devisa, dan membuka peluang investasi baru, terutama di sektor energi terbarukan dan pertambangan hijau.
Namun, ekonom senior dari Universitas Indonesia, Dr. Nita Fadilah, mengingatkan bahwa peluang ini hanya akan menguntungkan jika pemerintah mampu menjaga stabilitas dalam negeri dan memperkuat infrastruktur ekspor.
> “Peluang menjadi kekuatan ekonomi sangat terbuka, tapi jangan lupa: kita juga rentan terhadap inflasi jika harga energi dunia melonjak. Pemerintah harus bijak mengelola potensi ini,” ujarnya.
Meski demikian, para pengamat menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh berharap pada penderitaan negara lain, dan justru harus aktif mendorong perdamaian sambil menyiapkan diri secara strategis dalam ekonomi global yang terus berubah.
Komentar Anda :