Gerakan Pangan Murah Sebagai Upaya Pemkot Banjar Stabilkan Harga Dan Menguatkan Ketahanan Pangan
Kamis, 17-07-2025 - 17:47:29 WIB
Banjar - Pemerintah Kota Banjar kembali menggelar kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai upaya
menstabilkan harga dan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Purwaharja, Kamis (17/7/ 2025) dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Banjar, H Supriana, Sekda Kota Banjar, H.Soni Harison dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar, Yoyon Cuhyon serta Camat Purwaharja, Rina Purnama Sari dan perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Banjar.
Dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, sejumlah kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga sayuran lainnya dijual dengan harga lebih murah sekitar Rp. 2.000 sampai Rp. 3.000 dibanding harga di pasaran.
Menurut Wakil Wali Kota Banjar, H.Supriana, Gerakan Pangan Murah hari ini menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga lebih murah dibanding harga pasar. Dan ini menjadi bentuk nyata upaya Pemkot Banjar untuk menstabilkan harga serta menjaga daya beli masyarakat.
" Gerakan Pangan Murah ini adalah bukti konkret kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu sebagai bentuk kita mendukung program Presiden Prabowo Subiato untuk menguatkan ketahanan pangan, " ucapnya.
H. Supriana menambahkan, Gerakan Pangan Murah saat ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar, Bulog, serta pelaku usaha pangan lokal.
" Gerakan Pangan Murah ini tentunya sangat membantu masyarakat. Dan kegiatan seperti ini akan secara rutin diadakan di Kota Banjar, " ujar Wakil Wali Kota Banjar.
Beberapa bahan kebutuhan pokok masyarakat yang dijual di Gerakan Pangan Murah diantaranya beras dijual Rp 58.000 per 5 kg, minyak goreng Rp. 14.500 per 800 ml, gula pasir Rp16.000 per kg, tepung terigu Rp.8.000 per kg, daging ayam broiler Rp 28.000 per ekor, telur ayam Rp 26.000 per kg, cabe keriting, cabe rawit dan cabe merah Rp. 5.000 per bungkus, danbawang putih Rp 10.000 per bungkus. (Lies/BM)
Komentar Anda :