Warga Kampar Desak Pemerintah Tindak Tegas Perambah Hutan Ilegal: "Negara Jangan Kalah!"
Senin, 21-07-2025 - 21:06:44 WIB
 |
| Demo warga pemilik kebun ilegal di depan kantor gubri |
Pekanbaru, Senin (21/07/2025) — Masyarakat Kabupaten Kampar menyuarakan keprihatinan dan desakan kepada pemerintah agar bertindak tegas terhadap perambah hutan ilegal yang masih bebas beroperasi di wilayah Riau. Hal ini disampaikan oleh salah seorang warga Kampar, Joni, yang mengaku geram dengan maraknya perambahan kawasan hutan yang jelas-jelas telah ditetapkan sebagai wilayah yang tidak boleh digarap.
“Selama ini mereka (perambah) tahu bahwa itu kawasan hutan, tapi tetap juga digarap. Kenapa sekarang baru teriak seolah-olah dizalimi? Seharusnya mereka sadar kalau sudah salah dari awal,” ungkap Joni kepada media, Senin siang di Pekanbaru.
Ia menegaskan bahwa pemerintah jangan lemah dalam menghadapi pelaku perambahan ilegal. “Brantas kebun ilegal, kita bantu Satgas PKH (Pengendalian Kerusakan Hutan). Negara jangan kalah,” tegasnya.
Joni, yang mengaku sebagai putra asli Melayu Riau, juga menyinggung pentingnya peran masyarakat adat dalam menjaga kelestarian hutan dan adat istiadat daerah. Ia mengecam keras jika ada oknum pemangku adat yang justru terlibat atau membiarkan perusakan hutan.
“Kalau ada pemangku adat yang jadi penghianat, hukum berat. Cabut gelarnya! Kami ini orang Melayu, dari dulu patuh pada hukum dan adat,” ujarnya lantang.
Seruan ini menambah tekanan moral kepada aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk mempercepat penindakan terhadap perambah ilegal yang semakin meresahkan warga dan mengancam keberlangsungan lingkungan hidup di Riau.
Komentar Anda :