⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Dispora Kampar Diduga Sarang Koruptor: Urus Pensiun Diminta Bayar Rp500 Ribu
Kamis, 31-07-2025 - 21:47:25 WIB
Kantor sarang pungli 31/07/2025
TERKAIT:
   
 

 


Bangkinang — HKIndonesia


Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng wajah pemerintahan di Kabupaten Kampar. Kali ini, aroma busuk itu tercium di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kampar, yang disebut-sebut menjadi sarang koruptor.


Seorang pegawai yang sudah berusia 65 tahun berinisial Ai mengaku kecewa saat mengurus berkas pensiun di kantor tersebut. Ia menuturkan, seorang staf umum bernama Ani Aprida justru memintanya membayar Rp500.000 dengan alasan “biaya administrasi” agar prosesnya dipercepat.


> "Ani bilang kalau mau cepat, silakan transfer Rp500 ribu ke rekening. Kalau tidak, ya tunggu saja lama," ungkap Ai, menirukan gaya bicara Ani, Kamis (31/07/2025).


 


Ai bahkan mengungkapkan bahwa di dinas tersebut sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk naik pangkat pun harus membayar sekitar Rp3.500.000.


Temuan HKIndonesia tidak berhenti di situ. Dari penelusuran di lapangan, seorang guru penerima sertifikasi berinisial Ay (45) mengaku bahwa setiap bulan gajinya dipotong sebesar Rp50.000 tanpa penjelasan jelas.


Bahkan, kecurigaan semakin menguat saat HKIndonesia menghubungi Ar, suami dari salah seorang pegawai PPK di Dispora. Ar menyebut Ani memang terkenal rakus dan tak pandang bulu.


> "Istri saya saja waktu mengurus SK PPPK diminta uang oleh Ani. Kalau tidak diberi, diancam akan dipindah tugaskan ke tempat terpencil," tegas Ar.


 


Upaya konfirmasi kepada pihak terkait dilakukan sekitar pukul 15.15 WIB di kantor Dispora Kampar. Namun, pegawai piket justru memberi banyak pertanyaan yang terkesan melindungi Ani. Bahkan, wartawan HKIndonesia diminta mengirim data lewat WhatsApp jika ingin bertemu langsung dengan Ani.


Wartawan pun menegaskan bahwa rekaman bukti akan lebih baik langsung dikirimkan kepada Bupati Kampar untuk ditindaklanjuti.


Kasus ini menambah daftar panjang dugaan praktik kotor di lingkungan Pemkab Kampar yang merugikan masyarakat, terutama para pegawai senior yang seharusnya mendapatkan pelayanan layak tanpa pungli.(jufri) 


 




 
Berita Lainnya :
  • Dispora Kampar Diduga Sarang Koruptor: Urus Pensiun Diminta Bayar Rp500 Ribu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved