⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Hujan Ekstrem Sebabkan Kerusakan Pasangan Bronjong di Sungai Ciputra Haji
Selasa, 17-02-2026 - 14:36:03 WIB
TERKAIT:
   
 

 


 


Ciamis, 13 Februari 2026 – Hujan dengan intensitas tinggi tanggal 13 Februari 2026 menyebabkan peningkatan debit aliran dan kenaikan muka air secara signifikan pada Sungai Ciputrahaji, hal tersebut berakibat terjadinya kerusakan pada bangunan pengaman tebing berupa pasangan bronjong yang mengalami pergerakan geser (sliding). Pergerakan ini ditandai dengan perubahan posisi horizontal struktur bronjong dari posisi semula, kemiringan dinding, serta deformasi pada susunan kawat bronjong.


Humas Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy rahmat, menyampaikan bahwa berdasarkan data tercatat intenstas hujan pada pos curah hujan Sidamulih, kondisi hujan pada tanggal 9 Februari 2026 dan 10 Februari 2026 sebesar 107.5 mm/ hari dengan kategori hujan sangat lebat dan 54.5 mm/ hari dengan kategori hujan lebat, kemudian di tanggal 13 Februari 2026 terjadi hujan satu hari penuh dengan inetsitas hujan tercatat sebesar 53 mm/hari dengan kategori hujan lebat. Begitupun dengan pos hujan Cikupa, tanggal 9 Februari 2026 sebesar 63.5 mm/ hari dengan kategori hujan lebat, kemudian di tanggal 13 Februari 2026 terjadi hujan satu hari penuh dengan inetsitas hujan tercatat sebesar 43.2 mm/hari dengan kategori hujan lebat.


Akibatnya, Sungai Ciputra Haji meluap dan menimbulkan genangan di sekitar area konstruksi. Kondisi ini berdampak langsung pada stabilitas pasangan bronjong yang telah terpasang di lokasi pekerjaan.


Berdasarkan hasil peninjauan tim teknis di lapangan, hasil identifikasi visual menunjukkan ditemukan beberapa bentuk kerusakan, antara lain:
- Bronjong mengalami pergeseran ke arah hilir/alur sungai (titik sliding ke arah hilir)
- Terjadi kemiringan struktur akibat kehilangan kestabilan.
- Indikasi tergerusnya material tanah dasar (scouring) pada bagian kaki bronjong/ bawah bronjong.
- Penurunan (amblas) pasangan bronjong sepanjang kurang lebih 16 meter.
- Pergeseran elevasi serta ketidakstabilan pada segmen terdampak.
- Indikasi erosi dan pelunakan tanah pada bagian kaki konstruksi.


Analisis Teknis
Dari hasil evaluasi visual dan kajian kondisi tanah setempat, kerusakan dipicu oleh kombinasi faktor hidrologi dan geoteknik serta adanya gaya hidrodinamis.
Secara hidrologi, curah hujan ekstrem menyebabkan infiltrasi air secara masif ke dalam lapisan tanah dasar. Hal ini meningkatkan tekanan air pori dan menurunkan kuat geser tanah atau menurunkan daya dukung tanah. Selain itu, terjadi gerusan (scouring) pada kaki konstruksi akibat derasnya aliran permukaan.


Secara geoteknik, tanah dasar di lokasi memiliki daya dukung yang relatif rendah. Kondisi tersebut diperparah dengan terjadinya penurunan diferensial (differential settlement) pada area terdampak.


Sementara dari sisi Gaya Hidrodinamis, Debit aliran yang meningkat drastis akibat hujan lebat menyebabkan: Bertambahnya gaya dorong horizontal, tekanan air pori di belakang struktur meningkat, Gaya angkat (uplift pressure) pada dasar bronjong.


Kombinasi kejenuhan tanah, beban konstruksi menyebabkan daya dukung tanah menurun secara signifikan, peningkatan debit dan gaya dorong aliran, terjadinya gerusan pada kaki struktur dan peningkatan tekanan air pori di belakang bronjong sehingga terjadi deformasi dan penurunan pada struktur pasangan bronjong.


Menurut Humas BBWS Citanduy, kejadian ini dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang berada di luar kondisi normal yang umumnya digunakan dalam perencanaan teknis.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem di Indonesia masih terjadi hingga Maret 2026 mendatang. Hujan intensitas tinggi dan berpotensi disertai kilat, angin kencang, akan meningkatkan risiko banjir, genangan, dan tanah longsor, terutama di wilayah rawan, sehingga perlu kesiapsiaagaan bersama.



Saat ini, BBWS Citanduy tengah melakukan langkah penanganan awal serta evaluasi lanjutan untuk menentukan metode perbaikan yang tepat, sekaligus mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.


 




 
Berita Lainnya :
  • Hujan Ekstrem Sebabkan Kerusakan Pasangan Bronjong di Sungai Ciputra Haji
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved