⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Danau Bokuok Jadi Pilihan Warga Berwisata, Azhari Nardi Dorong Pengembangan Wisata, Ekonomi dan Budaya
Minggu, 05-04-2026 - 15:48:10 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar – Anggota DPRD Kabupaten Kampar Azhari Nardi dari Fraksi PDI Perjuangan menilai objek wisata Danau Bokuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, terus berkembang dan semakin diminati masyarakat, terutama pada masa libur setelah Lebaran.
Azhari menyebut Danau Bokuok memiliki fasilitas yang cukup baik, mulai dari turap tepi danau hingga akses yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Ia berharap seluruh unsur masyarakat—mulai dari masyarakat umum, anak kemanakan hingga ninik mamak—dapat memadukan fungsi ekonomi, wisata dan budaya dalam pengelolaannya.
“Langkah ini penting agar infrastruktur yang dibangun tidak hanya menjadi aset fisik, tetapi betul-betul aktif sebagai wadah ekonomi melalui wisata, serta pusat penanaman nilai budaya yang hidup dan berkesinambungan,” ujarnya.
Dorong Jadikan Danau Bokuok sebagai Pusat Budaya Kenegerian TambangIMG_20260405_165650.JPG
Kader PDI Perjuangan ini juga menambahkan bahwa alangkah baiknya jika kawasan Danau Bokuok dijadikan pusat budaya bagi masyarakat Kenegerian Tambang.
Ia mengusulkan pembangunan Rumah Adat 9 Suku, yang menjadi identitas kuat masyarakat setempat. Rumah adat tersebut dapat dijadikan sentral pengetahuan budaya bagi generasi muda, terutama dalam memahami adat istiadat, norma, dan pantang larang masyarakat adat.
“Ini bisa menjadi tempat belajar bagi anak kemanakan, misalnya terkait adat menjelang dan setelah pernikahan—seperti aturan seorang sumondo yang tidak boleh mandi di tepian bersama adik ipar atau keluarga dari istri. Nilai-nilai ini harus terus diwariskan,” jelasnya.
Selain itu, pusat pengembangan basiacuong dan basisombau juga perlu dibangun sebagai bagian dari pelestarian budaya lisan dan tradisi lokal.
Harapan untuk Kemajuan Wisata dan Budaya
Azhari menegaskan bahwa jika pengelolaan Danau Bokuok mampu menyatukan unsur ekonomi, wisata, dan budaya, maka:
Roda ekonomi masyarakat tetap berjalan,
Nilai kearifan lokal tetap terjaga,
Rasa memiliki dan menjaga budaya semakin tumbuh di tengah masyarakat yang beradat dan berbudaya.
“Kita ingin Danau Bokuok tidak hanya ramai dikunjungi, tapi juga menjadi pusat edukasi budaya dan penguatan identitas masyarakat Kenegerian Tambang,” tutupnya.(jf ) 


 


 







 
Berita Lainnya :
  • Danau Bokuok Jadi Pilihan Warga Berwisata, Azhari Nardi Dorong Pengembangan Wisata, Ekonomi dan Budaya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved